Monday, 28 November 2016

Book Review | In A Blue Moon - Ilana Tan


In a Blue Moon
Penulis: Ilana Tan
Ilustrasi dan desain cover: Kitty Felicia Ramadhani
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 978-602-03-1462-4
Cetakan pertama, 2015
320 halaman

Book Sinopsis : 

“Apakah kau masih membenciku?”

“Aku heran kau merasa perlu bertanya.”

Lucas Ford pertama kali bertemu dengan Sophie Wilson di bulan Desember pada tahun terakhir SMA-nya. Gadis itu membencinya. Lucas kembali bertemu dengan Sophie di bulan Desember sepuluh tahun kemudian di kota New York. Gadis itu masih membencinya. Masalah utamanya bukan itu—oh, bukan!—melainkan kenyataan bahwa gadis yang membencinya itu kini ditetapkan sebagai tunangan Lucas oleh kakeknya yang suka ikut campur.

Lucas mendekati Sophie bukan karena perintah kakeknya. Ia mendekati Sophie karena ingin mengubah pendapat Sophie tentang dirinya. Juga karena ia ingin Sophie menyukainya sebesar ia menyukai gadis itu. Dan, kadang-kadang—ini sangat jarang terjadi, tentu saja—kakeknya bisa mengambil keputusan yang sangat tepat.


Book Review :

In A Blue Moon, menceritakan tentang sepasang anak manusia dengan profesi mereka masing-masing dengan perasaan bersalah dan perasaan benci di diri mereka masing-masing. Lucas Ford seorang koki terkenal sekaligus pemilik restoran Ramses di pertemukan kembali dengan perasaan bersalahnya terhadap Sophia Wilson yang kini berprofesi sebagai pemilik toko kue yang menyediakan Tarlet terenak di New York dan juga sangat-sangat membencinya itu

“Apakah kau masih membenciku?” (hlm. 55)

Setelah sepuluh tahun berlalu, rasa bersalah itu kembali muncul kepermukaan. Di pertemukan kembali dengan Sophia Wilson tanpa di sengaja membuat Lucas sangat terkejut dan tidak menyangka, kalau ia akan bertemu dengan Spohia di New York. Kakeknya, Gordon Ford ternyata berteman baik dengan kakeknya Sophia. Dan itu semua seperti belum cukup mengejutkan bagi Lucas. Tiba-tiba kakeknya mengklaim bahwa Sophia adalah tunangannya. 

Teman satu sekolahnya. Bukan. Bahkan Lucas dan Sophia tidak bisa dikatakan berteman. Mereka memang saling kenal, tapi bukan berarti mereka berteman. Akibat perbuatannya dulu, Lucas paham seberapa besar rasa benci yang di tanam untuknya oleh Sophia. Semenjak pertemuan yang tak terduga itu, Lucas bertekad akan meminta maaf kepada Sophia, walaupun ia yakin Sophia tidak akan semudah itu memaafkannya. 

"Kau melakukannya untuk membuat perasaanmu lebih baik. Mungkin untuk mengurangi perasaan bersalahmu."
"Tapi aku sendiri tidak merasa lebih baik setelah mendegar permintaan maafmu." (hlm. 58)

Walaupun mulut berbicara IYA, tapi hati tetap meninggalkan bekas luka yang dalam. Bahkan Lucas tidak menerima kata Ya dari Sophia. Walaupun demikian Lucas tidak menyerah untuk meyakinkan Sophia kalau ia benar-benar tulus dan menyesal akan perbuatannya dulu. Karena dulu Lucas hanyalah seorang remaja bodoh yang hanya ingin menyelamatkan harga diri seorang laki-laki di depan teman-temannya.

Hingga suatu hari, kakek Lucas memintanya untuk menjemput Sophia, dan kakeknya akan menjemput kakeknya Sophia karena kakeknya Lucas ingin makan bersama dengan mereka. Tapi sesampainya di restoran, batang hidung kakeknya malah tidak kelihatan. Setelah menelpom ternyata kakek mereka bertemu dengan teman mereka dan memilih makan bersama dan meninggalkan mereka berdua dengan suasana yang tentu saja Sophia masih membencinya. 

Di lain kesempatan mereka bertemu kembali, Lucas dengan keraguannya yang masih kentara mengusulkan agar ia dan Sophia berpura-pura untuk menjalani pertunangan sepihak dari kakeknya ini, dengan tujuan supaya kakeknya tidak mencampuri lagi semua hal seperti mempertemukan mereka dengan alasan-alasan drama versi kakeknya itu. Apalagi dengan sifat keras kepala kakeknya dan aksi dramanya tersebut. Awalnya Sophia tidak setuju, dan tidak perduli tapi setelah dipikir-pikir akhirnya Sophia menyetujuinya. Dan secara beriringnya waktu hubungan mereka pun membaik. Dan Sophia pun bisa melihat perubahan dari diri Lucas di zaman SMA-nya dulu dengan sekarang sangatlah berbeda. Seperti yang di yakinkan oleh Lucas kepada dirinya kalau Lucas yang dulu dan sekarang berbeda. Dan perbedaan itu pun menimbulkan sesuatu yang lain di hati mereka masing-masing.
Bagaimana kelanjutan status pertunangan mereka? Apakah berlanjut atau malah berhenti?

"Apakah kau tahu, hanya ada garis tipis yang memisahkan perasaan benci dan cinta?" (hlm. 100)

Cerita yang manis yang akan membuat siapapun yang membaca pasti tidak akan tega untuk meninggalkannya begitu saja. Mungkin ceritanya biasa, juga pasaran. Dari perasaan membenci menjadi perasaan mencintai. Hal yang sudah sangat wajar untuk dijadikan sebuah cerita. Namun, hal yang biasa inilah yang menjadi daya tarik dari seorang penulis best seller  yang satu ini. Cara Ilana Tan menceritakan dan menggambarkan setiap adegan-adegan di dalam novelnya inilah yang selalu ditunggu-tunggu oleh pembaca setianya. Seperti pada novel-novel sebelumnya, ada daya tarik tersendiri bagi para pembaca. Begitupun dengan In A Blue Moon ini. Interaksi antara tokoh utamanya yang manis, membuat saya yakin pasti pembaca akan dibawa hanyut dalam bacaan novel ini. Apalagi dengan sikap seorang Lucas yang menurut saya sangat lelaki idaman banget. Kegigihannya meminta maaf serta pengakuan masa lalunya yang tidak mudah tapi tetap dilakukan, membuat Lucas menerima jawaban dari Sophia yang sangat menohok dirinya. Dari sini saya bisa mengambil kesimpulan bahwa memaafkan seseorang itu tidak semudah seperti meminta maaf. Mungkin kata maaf bisa kita dapatkan begitu mudah, tapi bekas luka yang kita torehkan tidak akan hilang seperti maaf yang kita terima. Jadi berpikirlah ke depan, sebelum kamu melakukan kesalahnan.

Selain ceritanya yang manis, cover dan warnanya juga sangat mendukung isi cerita ini. Dengan warna biru yang manis, di lengkapi dengan sebuah restoran *sepertinya, suasana restoran yang ramai seperti menggambarkan suasana Ramses. Sedikit yang membuat saya bingung, apa keterkaitan antara judul dan isi ceritanya. Memang sih Sophia pernah memesan minuman Blue Moon dua kali, dan itu belum menjawab rasa penasaran saya. Mungkinkah ada dari pembaca lain yang mengetahuinya? *saya berharap ada yang mengetahnya dan bersedia memberitahu saya.

Diceritakan dari sudut pandang orang ketiga antara Lucas dan Sophia secara bergantian membuat cerita ini mengalir apa adanya. Tidak bertele-tele. Dan membuat pembaca khususnya saya bisa memahami perasaan mereka satu sama lain, dan karena hal inilah terkadang membuat saya gemas sendiri dengan tingkah mereka berdua yang manis, terutama Lucas.

Untuk konfliknya tidak mampu membuat saya greget. Kehadiran Miranda dan Andrian bisa di katakan sebagai pelengkap atau pewarna untuk novel ini. Agak sedikit kecewa sebenarnya, coba saja penulis membuat konflik yang membuat pembaca hanyut dalam emosi yang terkait dengan orang ketiga, pasti novel ini lebih hidup lagi dan membuat perasaan pembaca teraduk-aduk. Walaupun konfliknya kurang, novel ini tetap masih bisa dinikmati dengan cerita manis dari pasangan Lucas dan Sophia tentunya, dan saya yakin konflik yang sebelumnya kurang lengkap bisa terlupakan begitu saja karena penulis mampu membuat pembaca hanyut dalam kisah Lucas dan Sophia.

Jika seseorang menyelesaikan membaca novel ini, kemudian menobatkan Lucas Ford sebagai karakter favoritnya, menurut saya itu hal yang wajar. Karena saya pun demikian. Siapa sih yang tidak menyukai karakter Lucas Ford disini. Seorang koki terkenal, punya mata biru gelap yang menghanyutkan, sikapnya yang terus terang, kelakuan manisnya terhadap Sophia, siapapun pasti akan terkapar dilantai. Hanya satu yang membuat saya kesal, sikap santainya dan tidak perduli terhadap hubungannya dengan Miranda. Jadi wajar saja kalau Miranda sang model merasa dirinya orang yang disukai oleh Lucas dan sangat banyak berharap kalau hubungan mereka ada peningkatan. Istilah sekarang sih tingkat 'Baper'-nya yang sangat tinggi. Begitupun dengan Sophia dan hubungan masa lalunya dengan Andrian. Kemudahan yang diberikan oleh Sophia terhadap hubungannya dengan Andrian membuat Andrian yakin kalau Sophia masih menyukai dan mencintainya. Padahal sebaliknya. Oh Astaga, ada apa dengan Miranda dengan Andrian? Mereka menganggap semuanya sesuai dengan isi kepala mereka masing-masing. Tidak mau melihat sesuai dengan kenyataannya. So, disini saya bisa mengambil kesimpulan bahwa jangan terlalu hanyut dengan perasaan, ketika sedang berhubungan dengan lawan jenis, apalagi dengan perhatian yang diberikan. Bukankah untuk hubungan sebuah pertemanan juga ada terselip perhatian walaupun itu kecil sekalipun.

Oiyaa, jangan lupakan kakak-kakaknya Sophia, Tyler dan Spencer dengan sikap protektif mereka masing-masing membuat mereka jadi lebih manis. Sikap protektif mereka pun masih dalam tahapan wajar untuk melindungi adik mereka, tidak berlebihan. Dari kedua kakak Sophia, saya lebih menyukai Spencer. Mungkin karena interaksi antara Spencer lebih banyak dibanding Tyler, jadinya kedekatan antara Spencer dan Sophia lebih terlihat. Dan masih ada lagi tokoh lainnya, seperti Nicholas Lin sahabatnya Sophia. Jared

Ada beberapa adegan favorit saya disini, diantaranya ketika Miranda bertanya kepada Lucas apakah Lucas mencintai Sophia. Lucas dengan sikap santainya menjawab......  (?)
*Penasarankan? Apa yang di katakan Lucas pada Miranda. (uhh, saya sampai berangan-angan gara-gara adegan ini).

Bagi kalian yang sedang mencari bacaan ringan dengan cerita yang manis semanis gula dan madu, saya rekomendasikan novel In A Blue Moon ini untuk jadi bahan bacaan kalian selanjutnya. Dan tentu saja novel ini bisa dinikmati oleh semua kalangan termasuk para remaja.

Saya memberi 3.5 senyuman semangat deh untuk pasangan manis Lucas dan Sophia :)


"Aku bersedia melakukan apapun agar kau tetap berada disisiku, bersamaku, selama kau menginginkan hal yang sama."  Lucas

Friday, 18 November 2016

Fun Giveaway, Winner Announcement | Searching My Husband - Octya Celline


Holaa semuaa...
Ada yang nungguin aku posting sesuatu? Ada pasti, iya kan, iyakan.....  Hehehe
*oke abaikan.

Sebelumnya aku mau minta maaf bangeet niih, karena telat umumin siapa yang beruntung di Fun Giveaway #GASMH ini, Karena ada kendala dan beberapa kegiatan lainnya, makanya telat. Tapi untuk siapa yang beruntung yang bakal dapat satu novel kece ini udah aku kantongin kok, jadi kalian tidak perlu risau ;)

Aku mau ngucapin terima kasih banyak-banyak pakek bangett nihh buat kak Princess yang udah kasih kesempatan aku untuk ngadain #GASMH ini di blog aku yang sederhana ini, dan buat penulis yang udah nulis cerita yang luar biasa banget ini. Dan yang terakhir untuk teman-teman yang udah meramaikan #GASMH ini, tanpa kalian mah Fun Giveaway ini nggak ada apa-apanya. 

Untuk para peserta aku cukup tersanjung lohh dengan versi jawabannya. Jadi bingung milihnya. Kebanyaan yang memilih suami tampan dan kaya raya hampir secara keseluruhan, dengan alasan biaya hidup udah mahal, emang bener sihh. Kalau nggak ada uang mau belanja dengan apa coba. Tapi nggak sedikit juga yang memilih suami dengan kehidupan yang berkecukupan. Masing-masing punya sudut pandang tersendiri. Jadi aku nggak bisa milih dari segi jawaban kalian. Karena menurutku semua alasan kalian benar semuanya. Jadinya aku meminta bantuan Mr. Random untuk membantu aku memilih dari sekian peserta yang berhak dapetin satu novel Searching My Husband dan tentunya dengan memenuhi semua persyaratan Giveaway-nya.

Dan yang terpilih untuk mendapatkan satu novel kece badai ini adalah...

Treng....

Treng....

Treng.....


YEEEYYYYY.....

Selamat buat pemenang.... Aku tunggu data diri kamu yaa (nama, alamat lengkap, serta nomor hp) kirim ke alamat email shafrida.alandrian@gmail.com untuk konfirmasi pemenang. Dan bagi kalian yang belum beruntung, jangan berkecil hati dulu, karena Fun Giveaway #GASMH masih akan berlangsung di dua bolg lagi, silahkan cek banner Giveaway-nya yaa ;)

Sunday, 13 November 2016

Blog Tour, Winner Announcement | The Bond - Eve Shi


Holaaa semuanyaa...
Ada yang lagi nungguin sesuatu dari aku? Semacam pengumuman gitu mungkin (?). 

Sebelumnya aku ingin ngucapin banyak terima kasih buat penerbit Twigora dan buku terbarunya The Bond. Karena melalui buku ini aku diberi kesempatan lagi dan lagi untuk menjadi salah host dari Blog Tour #THEBOND. Untuk penulis Eve Shi semoga tetap menginspirasi banyak orang melalui karya-karyanya walaupun cerita horor/misteri tapi pesan moral yang ingin disampaikan oleh penulis tetap terjaga dan tersampaikan dengan baik. Semoga ke depannya juga penerbit dan penulis bisa lebih banyak melahirkan karya-karyanya yang luar biasa #SEMANGAT.

Dan untuk teman-teman yang sudah ikutan giveaway #THEBOND di blogku, terima kasih karena sudah ikut meramaikan, jawaban, serta pertanyaan-pertanyaan kalian buat penulis juga sangat berarti loh buat aku *pribadi. 

Okee.. Fine, baiklah. Tanpa ba-bi-bu lagi, dari awal aku sudah mengatakan bahwa pemilihan pemenang hanya untuk satu orang saja yang beruntung. So, yang belum beruntung jangan berkecil hati dulu. Karena masih ada di beberapa blog lainnya yang masih melangsungkan GA #TEHBOND ini.

Yang berhak mendapatkan satu novel THE BOND - EVE SHI dari penerbit Twigora adalah...

Treeng..

Treeng..

Treng..


YEYYYY.....
SELAMAT YAA buat pemenang. Aku tunggu konfirmasi data diri kamu berupa (Nama, alamat lengkap, nomor hp) kirim ke alamat shafrida.alandrian@gmail.com ya.
Harap segera dikonfirmasi ya.

Wednesday, 9 November 2016

Fun Giveaway | Searching My Husband - Octya Celline


Haii haii.. Aku kembali dengan membawa kabar gembira untuk kalian semua. FUN GIVEAWAY 'Searching My Husband - Octya Celline'. Yeeeyy, hip hip horaii. Sebagai pembuka dari rangkaian Fun Giveaway 'Searching My Husband - Octya Celline', aku punya 1 eks gratis novel Searching My Husband untuk 1 (satu) orang yang beruntung. Ada yang mau?. Eitts, tunggu dulu. Untuk mengupas sedikit rasa penasaran kalian tentang novel ini jangan lupa juga untuk membaca Book Review-nya disini ya.
Nah, untuk syarat-syarat yang harus kalian lakukan terlebih dahulu untuk bisa ikutan Fun Giveaway-nya adalah :

1. Memiliki alamat pengiriman di Indonesia.

2. Follow akun twitter PidaAlandrian92 dan CeL_LiNe kemudian share info Fun Giveaway ini dengan mention ke akun kita berdua dan satu/dua orang temanmu, jangan lupa sertakan hastag #GASMH 

3. Follow blog ini via GFC atau Google+

4. Tinggalkan komentar kalian di Book Review-nya disini (tidak wajib)

5. Jawab pertanyaan di bawah ini di kolom komentar dengan menyertakan nama, akun twitter, link share dan jawabanmu ya.

Kamu lebih memilih punya suami tampan + kaya raya atau punya suami tampan tapi hartanya hanya cukup untuk membiayai hidup kamu dan suami kamu? Sertakan alasan kamu juga ya.

Fun Giveaway ini berlangsung dari tanggal 09 - 15 November 2016 dan akan dipilih 1 pemenang saja yang berhak untuk mendapatkan 1 eks novel 'Searching My Husband'. Pengumuman pemenang akan diumumkan 2 - 3 hari setelah deadline yaa..  
So, semoga beruntung :D

Book Review | Searching My Husband - Octya Celline


Judul : Searching My Husband 
Penulis : Octya Celline 
Penyunting, tata letak, desain sampul : Kudo 
Penerbit : LovRinz Publishing 
Tahun terbit : Oktober 2016 (cetakan pertama) 
Tebal : x + 394 hlm; 14x20 cm 
ISBN : 978-602-6330-25-3 

Book Sinopsis :

MISSING PERSON

Dicari orang berinisial “R”, tak terlihat sejak satu tahun yang lalu, mulai 19 Oktober 2015.
Ciri-ciri fisik :

1. Pria tulen (saya yakin)
2. Tinggi badan sekitar 180 cm dan berumur 32 tahun.
3. Memiliki rambut yang berdiri alami dan terasa halus, sepertinya berwajah tampan, bibirnya tipis, memiliki lesung pipi, dan badannya berotot.
4. Menggunakan jas Armani dengan merek ternama.
5. Memiliki suara yang lembut dan berbadan wangi.

Bagi yang menemukan seseorang yang mirip atau terlihat seperti ciri-ciri di atas, tolong langsung hubungi:

No telepon : 19101996 (Sisilia)
Email : sisiliapricilia@gmail.com
Alamat : Jl. Cintaku Kepadanya No.19

*Keuntungan.
Jika menemukan pria tersebut:
-Diberikan uang cash dengan nominal besar
-Diberikan keuntungan khusus seperti jalan-jalan ke luar negeri selama 1 bulan

**Perhatian.
Entah karena alasan apa, pria tersebut tidak ingin wajahnya terlihat. Jadi jangan pernah menghubungi saya untuk menanyakan bagaimana wajah orang yang dicari karena tidak mengetahui wajahnyalah maka saya mencarinya. 

Dunia rasanya semakin gila ketika aku melihat koran pagi ini dan terpampang iklan mencari orang hilang dengan wajah yang tidak terlihat, bahkan orang yang memasang iklan itu juga tidak tahu bagaimana wajah orang yang di cari
Ternyata orang yang memasang iklan itu adalah istriku sendiri. Dan lucunya lagi, selama ini orang yang dia car adalah diriku.

Book Review :

Bagaimana perasaan kamu jika tiba-tiba terbangun dari tidur panjang lalu dikejutkan dengan status yang baru yaitu MENIKAH? Dan yang lebih mengejutkan lagi wajah sang suami malah tak diketahui? Dan lagi dianggap tidak waras gara-gara kamu tidak mengetahui raut wajah dari suami kamu sendiri? Adakah yang lebih mengejutkan lagi dari yang dialami oleh Sisil? 

Apa yang kamu harapkan dari suami yang tidak kamu kenal? bahkan rupa wajahnya yang seperti apa pun kamu tidak mengetahuinya. Seperti itulah yang dialami oleh Sisil. Terbangun dari tidur panjangnya selama tujuh tahun, mendapat kabar kalau orang tuanya sudah meninggalkannya selama-lamanya, belum lagi dengan perubahan statusnya yang tiba-tiba bahkan tanpa sepengetahuan dirinya sendiri. 

R. Hanya sebuah inisial nama yang dikenalkan suaminya. Bahkan untuk mata suaminya saja Sisil tidak tahu bagaimana bentuknya. Sudah berbagai cara licik yang dilakukan Sisil untuk mencari tahu wajah suaminya sendiri. Memasang iklan di koran, memasang CCTV disetiap sudut rumahnya berharap wajah suaminya muncul dilayar. Masih ada hal licik lainnya, tapi itu semua tidak berhasil. Sisil memang cerdik, tapi suaminya lebih cerdas. Ntah ada perbedaan besar apa di balik cerdik an cerdas. R layaknya Bunglon yang pandai bersembunyi dimanapun ia berada. 

Penasaramn hal apa yang membuat Sisil tetap bertahan dengan suami gelapnya itu/ Dan hal apa yang dilakuin oleh Mr. R sehingga membuat Sisil betah dengannya?

Searching My Husband menceritakan kisah yang berbeda dari yang biasanya. Tentang seorang Istri tapi tidak mengetahui bagaimana rupa sang suami. Apakah hal itu wajar? Tidak tentu saja. Jadi wajar-kalau orang-orang disekitarnya menganggapnya tidak waras bahkan nyaris gila. Hanya kesabaran dan kesetiaan yang mampu membawa Sisil untuk menjawab semua rasa penasarannya itu. 

Dari judulnya saja tidak terbayang sama sekali bagaimana alur cerita yang di sajikan penulis. Sebelum baca yang di novel, saya sebelumnya sudah membaca yang versi Wattpad. Benar-benar penuh kejutan dengan isi ceritanya. Baru baca bagian pertama langsung timbul tanda tanya di kepala saya, kenapa si R nutupin dirinya dari Sisil? Kenapa harus sembunyi? Kalau tidak mau menampakkan diri kenapa harus nikahin Sisil? Terkadang saya dibuat kesal juga dengan sosok R ini. Sok misterius banget, bikin gregetan aja yang baca. Kezel.

Tokoh-tokoh yang dihadirkan penulis juga beragam Sisil yang kalem tapi sifat pecicilannya yang luar biasa. Mr. R yang misterius tapi tampan walaupun dalam kegelapan. Rio yang baik hati. dan Airin yang meyimpan perasaannya dalam diam untuk Rio. Awalnya saya mengira mereka hanya numpang lewat, ternyata tidak. mereka punya kerkaitan satu sama lain. Dan penulis T.O.P banget dalam menyusun dan menyembunyikan tiap-tiap puzle yang siap di ajak bermain tebak-tebakan dengan pembaca.

Ada sedikit gangguan untuk pandangan mata saya ketika membaca novel ini, yaitu typo yang muncul di beberapa halaman (semoga ke depannya penulis dan penerbit bisa memperbaikinya. karena hal kecil itu terkadang juga bisa di anggap lebih besar). Untuk narasi ceritanya yang menurut saya terlalu bertele-tele dan berlulang-ulang. Terkadang hal itu bisa membuat pembaca lebih cepat bosan. Dan mungkin karena hal inilah yang membuat novel ini punya jumlah halaman yang fantastis menurut saya.

Abaikan kekurangan. Karena di setiap kekurangan pasti ada kelebihannya. Iya kan? Begitu juga dengan novel ini. Walaupun ada beberapa typo yang bertebaran dilembarannya, dan narasi cerita yang berulang, novel ini masih layak untuk dibaca dan diikuti. Apalagi dengan cerita yang unik tentang pencarian wajah seorang suami. Di kehidupan nyata pun tidak terbayang sama sekali kalau hal ini sampai terjadi. Benar-benar tidak ketebak akhir ceritanya. Kalau di antara kalian ada yang ketebak dengan jalan ceritanya kabarin saya yaa. Biar saya doain kalian nggak bakalan dapat suami macem si Mr. R ini. hehehe :)

Secara keseluruhan saya menyukai dan menikmati bacaan dengan halaman yang lumayan tebal ini. Di tunggu untuk lahiran 'anak emas' selanjutnya. Dan untuk adik-adik yang unyuk-unyuk dan masih belum memasuki dunia dewasa, di tahan dulu ya. Karena penulisnya nyediain ini cerita untuk kalangan pembaca yang sudah berumur 17 ke atas.

Three thumbs untuk Mr. R yang cerdas dan Sisil yang cerdik 



Dan tadaaa... Aku juga dapat kejutan yang tidak terduga sebelumnya dari penulis, kalau nama saya yang terpilih yang tercantum di halaman pertama novel SMH ini ;) *I'm so happy
Perasaan saya? spechless pakek bangett.

***
Eitss.. Jangan berpindah haluan dulu yaa, karena sesaat lagi kita akan memasuki babak yang sudah ditunggu-tunggu dari jaman baheula kala, yaitu GIVEAWAY. Jadi siapa yang udah nggak sabaran untuk ikutan GA nya langsung capcus ke postingan setelah ini atau bisa langsung klik disini.
Semoga beruntung ;)

Friday, 4 November 2016

Blog Tour, Giveaway | The Bond - Eve Shi


Akhirnya *bernafas lega :), yang di tunggu-tunggu datang juga. Sudah pada lirik ke bagian Ask Author dan Book Review-nya kan yaa?? Gimana-gimana? Ada yang penasaran dengan cerita lengkapnya seperti apa. Yukk langsung kita capcuss ke bagian yang ditunggu-tunggu oleh para pemirsah yaitu GIVEAWAY. Yeeeeyyy hip hip horeeeyyy *lambaikan tangan ke kamera.

Sebelum kita mampir ke bagian persayaratan Giveaway-nya, intip photo quote cantiknya dulu yukk;





Bakal ada 1 orang yang beruntung untuk mendapatkan buku The Bond - Eve Shi secara gratis yang akan dikirimkan langsung oleh penerbit Twigora bagi kalian pembaca setia collection-of-book yang hanya berdomisili di Indonesia atau yang mempunyai alamat pengiriman di Indonesia. 

Untuk syarat-syaratnya gampang kok :

1. Follow blog ini bisa via GFC atau Google+

2. Follow akun Twitter Penerbit Twigora, dan akunnya Eve Shi, serta akun Twitter PidaAlandrian92. Kemudian share link giveaway ini dengan hastag #THEBOND, boleh mention ke tiga akun di atas.

3. Tinggalkan komentar kalian di Ask Author dan Book Review.

4. Tuliskan nama. akun twitter, link share, serta jawaban kalian dari pertanyaan berikut:

"Jika kamu di beri kesempatan untuk bertanya kepada Eve Shi, pertanyaan apa yang ingin kamu tanyakan? (1 pertanyaan saja)"

Sudah itu saja. Ingat akan dipilih satu orang pemenang yang beruntung yang hanya memenuhi syarat dan akan di undi secara acak. Giveaway berlangsung selama 1 minggu, berakhir pada tanggal 11 November 2016. Pengumuman pemenang dua/tiga hari setelah berakhirnya giveaway di blog ini. Semoga beruntung :D

**Kalian juga bisa mengikuti rangkaian Blog Tour The Bond - Eve Shi ini di beberapa host lainnya. Berikut jadwalnya :

31 Oktober- 1 November: Athaya Irfan

2-3 November: Sri Sulistyowati

4-5 November: Pida Alandrian (Kamu disini)

6-7 November: Vindy Putri
URL BLOG: www.vindyputri.com

8-9 November: Alvina Ayuningtyas

10-11 November: Luckty Giyan Sukarno

12-13 November : Bintang Permata Alam

Blog Tour, Book Review | The Bond - Eve Shi


Judul Buku : THE BOND
Penulis : Eve Shi
Editor : Prisca Primasari
Proofread : Tharien Indri
Sampul : Dwi Anissa Anindhika 
Layout : Gita Mariana
Jumlah Halaman : 248 hlm
ISBN : 978-602-74924-0-0
Genre : Horor / Misteri

Book Sinopsis : 

Aku akan memberitahumu sebuah cerita yang membuatku sangat tidak nyaman. Semuanya dimulai ketika aku menemukan sejumlah kaset peninggalan mendiang Mama. Mendengar kembali suara orang yang seumur hidup kau cintai menghangatkan hati dan jiwamu. Tapi yang aku temukan tak hanya itu. Mama bilang, ada sesuatu yang mencurigakan tentang rumah yang sedang aku tempati ini. Sesuatu yang belakangan membuatku terlibat dalam urusan masa lalu yang belum tuntas.

Sepanjang cerita ini, aku akan menyebutkan sejumlah karakter; ada yang penting, dan ada juga yang hanya selewat lalu. Ada yang membuatku berdesir hangat, ada juga yang berniat menikamku dan mewarnai akhir cerita ini dengan lumuran darah.

Di situ jugalah letak masalahnya: aku benar-benar tak bisa membedakan mereka.....

Book Review :

Sebuah rahasia misteri masa lalu yang sedang menanti untuk di ungkap kebenarannya yang tak terduga yang bersarang di satu rumah warisan turun temurun milik keluarga Tristina Risafi atau yang biasa di sapa, Nina.

Papanya meninggal sepuluh tahun silam, dan sekarang Nina harus berduka lagi dengan kepergian mama tirinya, Shava untuk selama-lamanya. Semua peralihan harta peninggalan dari mendiang mama tirinya dilimpahkan ke Nina. Semuanya. Termasuk rumah Belanda warisan turun temurun dari keluarga mama tirinya itu. Rumah yang menurutnya terlalu usang untuk ditempati. Awalnya Nina tidak yakin untuk menjual rumah Belanda, apalagi dengan kondisi rumahnya yang pasti susah untuk mendapat pembelinya lebih cepat. Namun dengan bantuan oma Detta untuk membantu mencari pembeli Nina pun akhirnya mengiyakan. Ketika sedang membereskan semua barang-barang peninggalan dari mama tirinya seperti pakaian yang masih layak, tiba-tiba Nina menemukan tumpukan kaset zaman yang ia taksir milik mama tirinya dan ia berniat untuk mendengarnya nanti di waktu luang.

Kesedihan seakan enggan untuk menjauh dari hidup Nina. Nina mendapat masalah dalam pekerjaannya sebagai desain grafis, ia terkena kasus penipuan. Uang yang seharusnya untuk menopangnya hidup hilang ntah kapan akan kembali. Akhirnya Nina pun menjual apa yang bisa dijualnya seperti barang-barang yang masih layak difungsikan, dan memilih tinggal sementara di rumah Belanda dengan tujuan untuk menenangkan dirinya dari semua masalah sambil memutar isi kaset milik mama tirinya, Shava yang ia temukan.

Isi Kaset yang ternyata sebuah voice diary milik Shava itu menyimpan sebuah misteri yang tak terduga. Kisah yang berawal dari kepindahan Shava pertama kali dan memilih menetap di rumah Belanda bersama sang adik, Daven dan ibunya Shava untuk menopangi hidup keluarganya yang saat itu sedang mengalami banyak cobaan, usaha ibunya yang bangkrut, Shava yang dipecat dari pekerjaannya, dan Daven yang tidak lulus ujian masuk perguruan tinggi sehingga membuatnya lebih pendiam dan lebih suka menyendiri. Dan isi kaset itu juga menyimpan sebuah rahasia mengejutkan bagi Nina, yang seperti sedang menunggu seseorang untuk membuka kembali kasus dan mencari tahu kebenaran yang belum selesai dipecahkan pada masanya. Apalagi rahasia tersebut berkaitan erat dengan adiknya Shava yaitu Daven, yang tak lain adalah pamannya Nina.

Rahasia apa saja yang tersimpan di dalam kaset yang ditemukan Nina? Apakah Nina berhasil memecahkan misteri yang berkaitan erat dengan rumah Belanda yang sedang ditempatinya sementara dengan masa lalu Shava, mama tirinya?


Ini pertama kalinya bagi saya membaca cerita misteri/horor dari karyanya Eve Shie dan hasilnya sangat tidak mengecewakan. Malah saya dibuat penasaran dengan karya-karyanya yang lain yang pasti tidak kalah bagusnya. The Bond tidak hanya di suguhi dengan cerita misteri/horor saja, tapi juga tentang drama keluarga yang kental seperti keakraban dan kedekatan dalam sebuah keluarga antara kakak dan adik yang mencoba memahami satu sama lain tanpa harus men-judge terlebih dahulu seperti yang terjadi pada Shava yang mecoba melihat semuanya dari sisi Daven. Apalagi melihat dengan mata kepalanya sendiri kedekatan Daven dengan sosok yang tak kasat mata. Dan Kedekatan antara anak dan Ibu. Shava, Daven dan Ibunya yang saling memahami satu sama lain, walau keadaan keluarga mereka sedang tertimpa musibah tapi mereka tetap saling menyemangati satu sama lain. Hubungan keluarga yang sangat manis.

Awalnya saya sampat ragu membaca The Bond di malam hari, takut terbayang-bayang dengan ceritanya. Namun saat membacanya, malah saya tidak berhenti hingga di waktu malam pun menjelang, dan rasa takut yang awalnya mendominasi malah tidak ada. The Bond memang bergenre horor/misteri tapi ceritanya tidak menakutkan seperti halnya cerita-cerita horor pada umumnya. Cerita The Bond lebih mendominasi kepada misteri. Misteri yang tersimpan di dalam rumah Belanda peninggalan keluarga Nina yang di ketahuinya melalui Voice Diary peninggalan mama tirinya, Shava.

Alur bacaannya yang ringan dengan alur maju-mundur antara Nina dan Shava sangat jelas dibedakan oleh penulis, jadi pembaca tidak bingung untuk membedakan setting cerita antara Shava dan Nina. Dari awal membacanya saya sudah dibuat penasaran, apalagi dengan penemuan-penemuan yang tak terduga yang di dapat Nina melalui Voice Diary dan rahasia dibalik rumah Belanda, cukup mengejutkan dan saya tidak menyangka kejutan yang disiapkan penulis sangat diluar ekspektasi saya. Cerita misteri yang di dukung dengan suasana horor membuat saya was-was membacanya, apalagi cara penulis menggambarkan suasananya benar-benar sangat PAS. Penulis punya caranya sendiri untuk menakuti para pembaca.

Yang sangat saya sukai dari The Bond ini adalah karakter dari tiap-tiap tokohnya. Setiap tokohnya mempunyai peran masing-masing di dalam cerita sesuai dengan porsinya. Untuk karakter favoritnya saya menyukai sikap dan interaksi antara Shava dan Daven yang saling membantu, mereka sama-sama bersikap dewasa ketika terkuaknya sebuah misteri yang sangat serius, mencari solusinya sendiri tanpa harus membebani pikiran ibu mereka yang saat itu juga sedang di geluti masalah usahanya sendiri.

Yang membuat saya kebingungan sendiri di sini adalah tokoh utamanya yang saya tidak bisa menangkap dengan jelas siapa. Apakah Shava atau Nina?. Karena seperti yang saya sebutkan sebelumnya setiap tokohnya punya perannya masing-masing. Begitu pun dengan Shava dan Nina yang mempunyai peran yang sama besarnya. Shava membuka sebuah rahasia yang sebelumnya hanya tersimpan rapi di dalam rumah Belanda tanpa diketahui oleh orang lain, bahkan tetangganya sendiri. Sedangkan Nina, menyelesaikan apa yang sebelumnya belum di selesaikan oleh Shava. Nina ini seperti perantara antara Shava dan masalahnya yang belum terselesaikan di masa lalu.

Hubungan yang tak lazim yang terjadi antara Daven dan Eira antara percaya dan tidak percaya. Bagaimana tidak, hubungan antara dunia nyata dan dunia entah berantah (dunia roh mungkin (?). Bagaimana menururt kalian??.

Secara keseluruhan, buku ini sangat rekomended untuk kalian yang menyukai cerita drama, keluarga dan horor yang di barengi dengan pemecahan misteri yang tak terduga dan menegangkan. Buku ini juga bisa dibaca untuk semua kalangan usia kok :)

Four Thumbs untuk pertemanan unik yang terjalin antara Daven dan Eira.



It's time challenge!!
Seperti biasa, para host blog tour pilihan Twigora pasti ada challenge-nya. Dan kali ini kami para host harus berpose semirip mungkin dengan gambar horor di bawah ini.


 

Bagaimana dengan aksi pose saya?
Treng..
Treng..

Hahahaha.... Rasanya pengin .... (?)
Bener-bener dahh challenge-nya di blog tour kali ini (itu tangan satu lagi untuk fotonya, maklum belum cukup dana untuk sewa fotografer-nya *eyaakkk)..
Gimana-gimana? udah lewat casting belum untuk jadi peran utama di film layar lebar versi hollywood abal-abal?? Hehehehe ^-^

Blog Tour, Ask Author | The Bond - Eve Shi


WELCOME TO BLOG TOUR THE BOND

Alhamdulillah, untuk ke-dua kalinya collection-of-book bekerja sama dengan penerbit Twigora dengan menjadi salah Host Blog Tour-nya. Kali ini collection-of-book dipercaya sebagai salah satu host blog tour The Bond karyanya Eve Shi. Bagi pecinta novel horor/misteri mungkin sudah tidak asing lagi dengan penulis yang suka dengan genre horor satu ini. Eve Shi. Oke deh, tanpa basa-basi lagi, seperti biasa di setiap blog tour pasti akan ada sesi wawancara singkat dengan penulisnya terkait dengan buku atau proses kreatifnya. Nah penasaran dengan pertanyaan apa saja yang aku tanyakan?

Yukk capcuss...

Hai kak Eve Shi..
Salam kenal dari aku..

Ini dia 5 pertanyaan dari aku untuk kakak :

Kakak kan menulis cerita horor/misteri nih. Pernah tidak sih kakak mengalami kejadian-kejadian tertentu seperti yang di alami oleh tokoh-tokoh di dalam novelnya kakak?

Halo Pida, salam kenal juga.
Sejauh ini belum pernah, dan kayaknya saya juga tidak ingin :)

Pernah tidak selama proses menulis cerita horor/misteri, kakak terbawa suasana sendiri? Misalnya ketakutan sendiri gara-gara cerita yang sedang kakak tulis.

Paling-paling saya jadi lebih gampang kaget, apalagi kalau menulisnya malam-malam. Penulis terbawa suasana sewaktu menulis itu saya rasa bagus, dalam arti lebih mudah menularkan suasana itu ke pembaca.

Hal apa yang terlintas pertama kali di benaknya kakak, sehingga lahirlah cerita The Bond ini?

Rumah tua yang menyimpan rahasia itu tema yang sering diusung di cerita misteri, tapi jarang bikin bosan, tergantung cara mengolahnya. Kebetulan, tema itu salah satu kesukaan saya juga. Karena itu saya senang menggarap cerita The Bond.

Adakah kendala/hambatan selama proses menulis The Bond?

Mengatur plot supaya tetap logis tapi memancing penasaran pembaca, mungkin. Di luar itu, tidak ada yang berarti. Internet sangat membantu untuk riset.

Apa hal yang menarik dari novel The Bond ini? Sehingga para pembaca 'harus' menbacanya?

Menurut saya, perbandingan zaman sekarang dan tahun 1989. Perbedaan teknologi di kedua masa itu sangat terasa, terutama teknologi komunikasi. Juga penggambaran tokoh-tokoh utama dengan sifat dan permasalahan yang berbeda-beda.

Yeeyyy, itulah sesi wawancara singkatku dengan kakak penulis. Masih ada yang penasaran? Tenang, masih ada sesi wawancara lainnya bareng dengan 6 host blog tour #TheBond dengan tiap pertanyaannya yang pasti berbeda-beda.

TENTANG PENULIS :

Eve Shi senang menulis, membaca, minum teh. Empat novelnya yang sudah terbit adalah Aku Tahu Kamu Hantu, Lost, Unforgiven, dan Sparkle. Cerpen berbahasa Inggrisnya dimuat di Insignia: Southeast Asian Fantasy dan Flesh: A Southeast Asian Urban Anthology
Eve dapat dihubungi lewat Twitter : @Eve_Shi dan Email stormofblossoms@gmail.com.

***
Tetap terus pantengin Blog Tour The Bond di collection-of-book yaa, karena selang tiga jam dari sekarang akan ada review buku The Bond dan tentunya juga Giveaway. Stay tune terus yaa!!!


Kalian juga bisa mengikuti Blog Tour The Bond ini di beberapa blogger buku lainnya lohh. Berikut jadwalnya :

31 Oktober- 1 November: Athaya Irfan

2-3 November: Sri Sulistyowati

4-5 November: Pida Alandrian (disini)

6-7 November: Vindy Putri
URL BLOG: www.vindyputri.com

8-9 November: Alvina Ayuningtyas

10-11 November: Luckty Giyan Sukarno

12-13 November : Bintang Permata Alam