Saturday, 28 May 2016

Book Review | Love In Edinburgh by Indah Hanaco

Judul Buku : Love In Edinburgh
Penulis : Indah Hanaco
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Editor : Donna Widjajanto
Desain Sampul : Orkha Creative
Desain Isi : Nur Wulan
Tahun Terbit : 2016
Jumlah Halaman : 232 hlm
ISBN : 978-602-03-2534-7

Rating : 3 of 5

Buntelan Giveaway dari penulis di blognya +Stefanie Sugia 


Book Sinopsis :

Katya adalah karyawati toko kue di Edinburgh yang aktif sebagai relawan di beberapa badan amal. Sementara Sebastian adalah pemilik perusahaan parfum yang sedang menyiapkan masa depan bersama kekasihnya.

Lewat sebuah reality show berjudul Underground Magnate, keduanya bertemu. Sejak awal, mereka punya banyak perbedaan. Katya, muslimah yang menemukan Tuhan justru saat berada jauh dari kota kelahirannya, Jakarta. Sebastian, pria Yahudi yang cenderung menjadi islamophobia usai ibunya menjadi salah satu korban runtuhnya gedung WTC. Namun, ada terlalu banyak hal tak terduga yang terjadi. Reaksi kimia di antara mereka terlalu kuat untuk diabaikan.

Ketika akhirnya Ktya dan Sebastian punya kans untuk bersama, dosa masa lalu menghantui keduanya. menuntut penyelesaian. Bisakah cinta membuat mereka tetap bertahan?

----------------------

Book Review :


Katya Nefertiti tidak menduga hidupnya akan berubah drastis saat ia memutuskan untuk pergi dari masa lalunya yang kelam dan keluarganya yang memilih untuk tidak mempercayainya. Hingga di perjalanan ia bertemu dengan Evelyn Anderson, penolong yang di kirim Tuhan dengan mengejutkan. Walaupun awalnya Katya ingin menyembunyikan dirinya di London tempat sepupunya, tapi siapa yang menjamin kalau sepupunya itu berkenan menampungnya. Sedangkan Evelyn secara mengejutkan mengulurkan bantuan dan mengajaknya untuk ikut dengannya ke Edinburgh, kota yang konon indah namun belum pernah dikunjungi Katya.

“Kita tidak saling kenal. Bagaimana aku bisa percaya padamu? Orang yang kucintai bahkan melakukan hal-hal buruk padaku.” (hlm. 88)

“Saat ini, orang bisa melakukan kejahatan yang sulit di bayangkan mampu dilakukan oleh manusia. Tapi, satu hal yang pasti, orang yang takut pada murka Tuhan, yang menjalani agamanya sebaik yang dia mampu, takkan sanggup menjahati orang lain.” (hlm. 89)

Kalimat Evelyn yang sederhana dan cenderung tidak menjanjikan apapun itu yang membuat Katya mengambil satu lagi keputusan nekat. Katya pun melepas semua kecemasan dan mengikuti Evelyn ke Edinburgh.

“Aku belajar untuk bersyukur. Meski aku punya pengalaman yang cukup tragis, setidaknya aku masih selamat. Aku bahkan bisa membangun hidup baru disini.” (hlm. 95)

Di Edinburgh orang-orang melakukan amal tanpa pamrih. Tidak memiliki agenda tertentu yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan. Mereka bekerja keras hanya untuk memastikan bisa berbuat sesuatu bagi komunitasnya (hlm. 111). Begitupun yang terjadi dengan hidup Katya setelahnya. Di Edinburgh-lah Katya menemukan keimanannya yang hilang, kota yang penduduk agama islamnya yang minim, yang membuatnya tak jarang bertanya-tanya dan termangu akan toleransi yang ditunjukkan oleh penduduk Edinburgh. Dan juga Katya banyak menemukan pelajaran hidup, salah satunya ia berkeyakian bahwa hanya Allah yang takkan pernah mengkhianatinya.

Di lain sisi, ada Sebastian Meir seorang pengusaha Parfume yang sukses yang hidupnya sempurna. Mempunyai kekasih yang cantik, Bridget seorang presenter team sepak bola. Tapi, rencana tinggallah rencana. Saat Sebastian ingin menikahi Bridget, ia malah di minta untuk di buat perjanjian pranikah. Membuat ia mulai meragu dengan keputusannya sendiri untuk menikah sebelum akhir tahun. Belum lagi masalah yang satu belum kelar, muncul lagi masalah baru. Bridget lebih mementingkan karirnya dari pada menyelesaikan masalah hubungan mereka. Tak mau ambil pusing, akhirnya Sebastian menerima tawaran untuk mengikuti reality show Underground Magnated di Edinburgh. Yang secara kebetulan mempertemukan Sebastian dengan Katya yang banyak membantunya member informasi terkait badan amal yang ada di Edinburgh.

Awal pertemuan yang ramah tiba-tiba harus berubah karena Sebastian mengetahui agama yang di anut Katya mempunyai masa lalu yang kelam dengan tragedi yang menimpa Ibunya di masa lalu. Tapi itu semua tidak butuh waktu yang lama, karena Sebastian dapat melihat sisi lain dari Katya selain agamanya itu. Wanita yang mempunyai ketulusan hati yang paling besar dan kegigihan dan kesabarannya dalam menghadapi semua ejekan dan hinaan terhadap agama yang di anutnya.

Reaksi kimia yang sangat besar di antara mereka mulai memberi kenyamanan satu sama lain. Hingga suatu hari Katya memutuskan pulang ke Indonesia untuk menyelesaikan masalah dengan masa lalunya yang tentu saja di damping oleh Sebastian. Seakan masalah tak kunjung reda dari peredaran hidupnya. Masalah yang bertubi-tubi silih berdatangan ke hidupnya, belum lagi perbedaan agama yang kontras di antara Sebastian dan Katya.

“Katya dan Sebastian, kontras dan berseberangan dalam hal tertentu, tapi mungkin bisa saling melengkapi.” (hlm. 98)

“Tapi ada perbedaan mahabesar yang takkan bisa terjembatani di antara keduanya. Ibarat kata, Sebastian dan Katya berada di sisi jurang curam yang berbeda. Karena perbedaan agama bukan hal mudah untuk di atasi.”

“Sebastian, betapapun menggodanya, adalah hal terlarang bagi Katya.” 

--------------------
Love In Edinburgh merupakan salah satu buku dari Around The World With Love series pertama. Novel yang memperkenalkan saya dengan Kota Edinburgh dan menceritakan tentang seorang muslim yang hidup di tengah penduduk yang mayoritasnya agamanya nonmuslim. Dan tentang perasaan cinta yang berlandaskan perbedaan agama dan pandangan orang-orang terhadap agama islam. Dan juga tentang keindahan kota Edinburgh serta toleransi penduduknya yang ramah lingkungan walaupun berbeda agama sekalipun.

Untuk alur cerita di awalnya berjalan cukup lambat tapi karena alurnya yang lambat itulah yang membuat aku gregetan sendiri karena dibuat penasaran dengan kisah kelam yang dialami Katya di masa lalunya sehingga membuatnya kabur dari tanah air. Dan juga hubungan Sebastian dengan Katya ke depannya bagaimana yang terhalangi perbedaan yang sangat kontras di agama. Di setiap lembaran cerita dan kisahnya banyak kejutan-kejutan yang tak terduga nyaris membuat saya terkejut dan menduga-menduga bagaimana bisa ada yang seperti itu-seperti ini dan lain sebagainya.

Selain Katya dan Sebastian, di dalam novel ini juga ada beberapa tokoh lainnya seperti Phil, Thelma, Faith, Georgina-Stuart, Harold-Evelyn, Mary dan beberapa lainnya. Di sini mereka mempunyai perannya sendiri sehingga membuat novel ini lebih hidup dan tidak hanya memfokuskan cerita pada masalah yang menimpa pada Sebastian dan Katya saja sehingga membuat pembaca tidak bosan. Dan juga memperkenalkan kita kepada beberapa kegiatan badan amal seperti We Are Family, Good Karma, dan Sollitude. Dimana komunitas ini menolong orang-orang yang membutuhkan pertolongan mereka tanpa pamrih, dan tanpa membedakan status agama di antaranya. Karena bagi mereka manusia itu sama. Dan juga di bantu dengan relawan-relawan yang ikhlas membantu dan menyalurkan ilmunya kepada orang lain termasuk di antaranya Katya.

Seperti biasaa yang menjadi cirri khas kak Indah pasti ada saja beberapa adengan lucu dan konyol *menurut saya pribadi* yang membuat saya tersenyum-senyum sendiri ketika membaca karya-karyanya. Seperti tingkah lucu Phil, dan tingkah konyol Sebastian saat menggoda Katya (di detik-detik halaman terakhir).

Karakter favorite saya tentu saja si Katya. Katya yang tegar dan tangguh walaupun awalnya ia ketakutan setengah mati karena terus di bayangi oleh masa lalunya yang kelam dan dulunya juga Katya seorang yang manja yang selalu ketergantungan dengan orang teredekatnya. Tapi di balik itu semua ketika ia berada di Edinburgh ia menjadi sosok yang lebih baik dari sebelumnya, ia menjadi lebih religius, menjadi relawan di tiga badan amal sekaligus, dan tetap sabar dan selalu bersikap positif terhadap orang-orang yang memandang agamanya sebagai biang terror yang terjadi di beberapa insiden masa lalu. Dan untuk Sebastian saya cukup menyukainya yang mau dengan mantap dan keyakinannya mau membela orang-orang yang mengalami kekerasan, dan juga sikap gentle-nya yang mendampingi Katya ketika bertemu kembali dengan orang-orang di masa lalunya.

Alur ceritanya yang ringan  membuat saya sangat menikmati setiap sudut-sudut kisah yang di ceritakan oleh sudut pandang orang ketiga. Dan saya sendiri sangat menikmati gambaran kota Edinburgh yang mengalir di setiap ceritanya. Membuat saya seakan-akan sedang menonton tayangan yang terjadi di dalam kisah Love In Edinburgh ini sendiri.

Secara keseluruhan buku ini kereenn dan luar biasa (kasii lope banyak-banyak dehh untuk penulis dan editornya). Banyak kejutan-kejutan yang tak terduga di setiap alur ceritanya
Membaca buku ini tidak hanya di suguhi dengan cerita-cerita antara Sebastian dan Katya saja. Ada beberapa pesan yang di sampaikan oleh penulis melalui Love In Edindurgh ini, di antaranya jangan meremehkan dan memandang orang lain hanya dengan hanya karena agama yang di anutnya. Bertoleransilah kepada orang-orang yang memerlukan uluran tangan kita, tidak membedakan satu sama lainnya. Karena pada akhirnya, kita semua sama.
  
Manusia yang di ciptakan Tuhan. Orang baik tetaplah orang baik, tak peduli seperti apa hidupnya. Begitu juga sebaliknya.” (hlm. 111) 

Kutipan Favorit :

* “Jika bisa memaafkan maka hati akan ringan. Itu langkah awal untuk melupakan hal-hal buruk. Tapi, itu sama sekali tidak mendekati kebenaran. Memaafkan itu satu hal, melupakan adalah hal yang berbeda.” (hlm. 92)

* “Setan bisa bersembunyi dengan sempurna di balik kulit seseorang.” (hlm. 93)

* “Allah tak ingin manusia berhenti belajar. Allah yang berkuasa atas segalanya, bisa dengan mudah membolak-balikkan hati. Dia adalah bosnya.” (hlm. 97)

* “Jangan pernah menikahi orang yang berani memukulmu. Jika dia sudah melakukan sekali, apa jaminannya dia takkan mengulangi hingga keseribu kali? Jenis kelamin tidak ada hubungan dengan pelaku kekerasan fisik.” (hlm. 124)

* “Perjanjian Pranikah menunjukkan seseorang tidak benar-benar percaya pada pasangannya, berpikir negative akan sesuatu yang belum terjadi.” (hlm. 127)


* “Memaafkan adalah satu-satunya pilihan yang paling masuk akal, karena melupakan pun mustahil. Selamanya luka-luka itu akan tetap meninggalkan memori yang menemani hari-hari masa depan.” (hlm. 186)

***

Dan berikut ini adalah Book Trailer dari Around The World With Love Seri 1 (Edinburgh, Adelaide, Marrakech, Paris)



Bagi kalian yang berminat dan penasaran dengan kelanjutan cerita dan kisah dari Katya dan Sebastian, jangan lupa untuk mampir ke toko-toko buku terdekat yaaa..  *See Youu...


Wednesday, 18 May 2016

Wishfull Wednesday 7 | Tertralogi 4 Musim by Ilana Tan - Cover Baru


Haiii... Haii bagi kalian yang pencinta buku..
Mana ini suaranya??? :)
Seperti biasa di hari rabu aku pasti muncul untuk meramaikan postingan ww alias Wishfull Wednesday *yeyyyy* (Tepuk tangan)


Btw.. ntah kenapa di bulan mei ini aku lagi ngidam dengan buku-buku karyanya Ilana Tan. Hehehe. (Jangan tanya kenapa bisa (?), Karena aku juga nggak tau kenapa bisa. 
Dan untuk ww ku kali ini, aku lagi pengin banget (semoga kesampean di bulan Mei ini) buku karyanya Ilana Tan yang Terologi 4 Musim. Walaupun aku udah baca novelnya, tetap aja pengin ngerasain yang versi cover barunya. Agak-agak gimana gitu kalau yang cover baru. Pengin di peluk dan di puk-puk biar bisa bobo bareng, heheheh.

Kira-kira ada nggak yaa yang ngadain Giveaway novel 4 musim ini ('-' ), kalau ada tolong kabari aku yaa gaess.. mana tau yang ngadain GA-nya lagi berbaikk hati, hehehe...

Oke dehh.. Langsung aja yaa ulasan dari Terologi 4 Musim by Ilana Tan-nya;

***

Judul Buku : Summer In Seoul
Penulis : Ilana Tan
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Book Sinopsis :

Jung Tae-Woo––penyanyi muda terkenal Seoul yang muncul kembali setelah empat tahun menghindari dunia showbiz.

"Aku hanya ingin memintamu berfoto denganku sebagai pacarku," kata Jung Tae-Woo pada gadis di hadapannya.

Sandy alias Han Soon-Hee––gadis blasteran Indonesia-Korea yang sudah mengenali Jung Tae-Woo sejak awal, namun sedikit pun tidak terkesan.

Sandy mengangkat wajahnya dan menatap laki-laki itu, lalu berkata, "Baiklah, asalkan wajahku tidak terlihat."

Awalnya Jung Tae-Woo tidak curiga kenapa Sandy langsung menerima tawarannya. Sementara Sandy hanya bisa berharap ia tidak akan menyesali keputusannya terlibat dengan Jung Tae-Woo. Hari-hari musim panas sebagai "kekasih" Jung Tae-Woo dimulai. Perubahan rasa itu pun ada. Namun keduanya tidak menyadari kebenaran kisah empat tahun lalu sedang mengejar mereka.

***

Judul Buku : Autumn In Paris
Penulis : Ilana Tan
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Book Sinopsis :

Tara Dupont menyukai Paris dan musim gugur. Ia mengira sudah memiliki segalanya dalam hidup... sampai ia bertemu Tatsuya Fujisawa yang susah ditebak dan selalu membangkitkan rasa penasarannya sejak awal.

Tatsuya Fujisawa benci Paris dan musim gugur. Ia datang ke Paris untuk mencari orang yang menghancurkan hidupnya. Namun ia tidak menduga akan terpesona pada Tara Dupont, gadis yang cerewet tapi bisa menenangkan jiwa dan pikirannya... juga mengubah dunianya.

Tara maupun Tatsuya sama sekali tidak menyadari benang yang menghubungkan mereka dengan masa lalu, adanya rahasia yang menghancurkan segala harapan, perasaan, dan keyakinan. Ketika kebenaran terungkap, tersingkap pula arti putus asa... arti tak berdaya... Kenyataan juga begitu menyakitkan hingga mendorong salah satu dari mereka ingin mengakhiri hidup....

***

Judul Buku : Winter In Tokyo
Penulis : Ilana Tan
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Book Sinopsis :

Tetangga baruku, Nishimura Kazuto, datang ke Tokyo untuk mencari suasana baru. Itulah katanya, tapi menurutku alasannya lebih dari itu. Dia orang yang baik, menyenangkan, dan bisa diandalkan. Perlahan-lahan—mungkin sejak Malam Natal itu—aku mulai memandangnya dengan cara yang berbeda. Dan sejak itu pula rasanya sulit membayangkan hidup tanpa dia.
— Keiko tentang Kazuto

Sejak awal aku sudah merasa ada sesuatu yang menarik dari Ishida Keiko. Segalanya terasa menyenangkan bila dia ada. Segalanya terasa baik bila dia ada. Saat ini di dalam hatinya masih ada seseorang yang ditunggunya. Cinta pertamanya. Kuharap dia bisa berhenti memikirkan orang itu dan mulai melihatku. Karena hidup tanpa dirinya sama sekali bukan hidup.
— Kazuto tentang Keiko

Mereka pertama kali bertemu di awal musim dingin di Tokyo. Selama sebulan bersama, perasaan baru pun mulai terbentuk. Lalu segalanya berubah ketika suatu hari salah seorang dari mereka terbangun dan sama sekali tidak mengingat semua yang terjadi selama sebulan terakhir, termasuk orang yang tadinya sudah menjadi bagian penting dalam hidupnya....

***

Judul Buku : Spring In London
Penulis : Ilana Tan
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Book Sinopsis :

Gadis itu tidak menyukainya. Kenapa?

Astaga, ia---Danny Jo---adalah orang yang baik. Sungguh! Ia selalu bersikap ramah, sopan, dan menyenangkan. Lalu kenapa Naomi Ishida menjauhinya seperti wabah penyakit? Bagaimana mereka bisa bekerja sama dalam pembuatan video musik ini kalau gadis itu tidak mengacuhkannya setiap saat? Kesalahan apa yang sudah dia lakukan?

Bagaimanapun juga Danny bukan orang yang gampang menyerah. Ia akan mencoba mendekati Naomi untuk mencari tahu alasan gadis itu memusuhinya.

Tetapi ada dua hal yang tidak diperhitungkan Danny. Yang pertama adalah kemungkinan ia akan jatuh cinta pada Naomi Ishida yang dingin, misterius, dan penuh rahasia itu. Dan yang kedua adalah kemungkinan ia akan menguak rahasia gelap yang bisa menghancurkan mereka berdua dan orang-orang yang mereka sayangi.

***

Nah itu dia bentuk cover barunya + sekilas ulasan Book Sinopsisnya.
Gimana? Gimana? Adakah kalian yang belum baca Tetrologi 4 Musim ini?
Kalau belum WAJIB untuk baca. Dijamin dehh kalian baper berat setelah baca buku ini *berurai air mata* (kayak aku), hahahha

Dan untuk sekadar berbagi info niihh, Tetrologi 4 Musim ini akan di boyong ke layar lebar oleh Maxima Pictures. Dan yang di filmkan bukan cuma 1 novel aja gaess, tapi ke 4-nya sekaligus lohh *asikkk*. Untuk bulan Agustus 2016 akan tayang perdana Winter In Tokyo *yeyyyy*

--------------------

Nahh itu dia gaess yang masuk ke dalam ww ku kali ini..
Moga-moga aja kesampean yaa gaess.. (Bantu doa yaa, ntar aku pinjemin dehh bukunya) Hahahha..
Bagaimana dengan ww-nya kamu??

Yuk share juga ww-nya kamu...

Caranya:
*Silakan follow blog Books To Share – atau tambahkan di blogroll/link blogmu =)

*Buat posting mengenai buku-buku (boleh lebih dari 1) atau segala hal yang berhubungan dengan kebutuhan bookish kalian, yang jadi inceran kalian minggu ini, mulai dari yang bakal segera dibeli, sampai yang paling mustahil dan hanya sebatas mimpi. Oya, sertakan juga alasan kenapa buku/benda itu masuk dalam wishlist kalian ya!

*Tinggalkan link postingan Wishful Wednesday kalian di Mr. Linky (klik saja tombol Mr. Linky di bagian bawah postingan yang ada di Book To Share). Kalau mau, silakan tambahkan button Wishful Wednesday di posting kalian.

*Mari saling berkunjung ke sesama blogger yang sudah ikut share wishlistnya di hari Rabu :)


Sunday, 15 May 2016

Book Review | Le Mariage : You Had Me At Hello by Indah Hanaco

Le Mariage
Judul : You Had Me At Hello
Penulis : Indah Hanaco
Editor : Afrianty P. Pardede
Penerbit : Elex Media Komputindo
Tahun Terbit : 2015
Cetakan Ke : 2
Jumlah Halaman : 354 hlm
ISBN : 978-602-02-7005-0
Harga Buku : IDR. 63.800 (di Bukupedia.com)

Rating : 4 of 5

Buntelan #BacaBareng dari Penulis yang di koordinir oleh kak Rizky.


Book Sinopsis :

Inanna mungkin masih terlalu muda untuk membuka pintu yang membawanya pada pernikahan. Namun berbagai kecerobohan membuat gadis itu tidak punya pilihan.
Inanna memilih menghabiskan sisa hidupnya bersama Alistair.

Cinta berhadir begitu dia menantang mata sewarna biru e situ. Harapan dilambungkan ke langit, suatu saat nanti inanna bisa memiliki hati si pemilik tatapan penghitung pori-pori itu.
Bukankah mereka terikat sumpah di depan Tuhan?

Tapi apa jadinya saat Inanna tahu kalau Alistair Cuma menganggapnya wujud kepingan masa lalu?
Percayalah, cinta takkan pernah semenyakitkan itu.

--------------------

Book Review

Inanna Grace. Bukan sosok anak perempuan idaman para orang tua. Mempunyai sifat keras kepala, suka membantah, sering melanggar aturan dari papa-nya, dan sering kesulitan mengendalikan diri jika sudah berhubungan dengan sepatu. Penyuka sepak bola. Tapi di balik sifat bengalnya itu, Ina ahli dalam masak-memasak (lauk-pauk) di dapur, dan Zora dan papanya merupakan penggemar terbesar hasil olahan masakannya. Kebiasaannya kalau sedang cemas Ina akan cegukan tanpa mengenal tempat dan waktu. Menurut Ina, Alistair itu punya tatapan yang memiliki penghitung jumlah pori-pori ketika sedang bertatapan dengannya.

Alistair Valerius Damanik. Sosok laki-laki tampan yang berusia 32 tahun, memiliki warna mata sebiru es. Setiap memandang Ina selalu dengan tatapan serius seakan ia sedang menghitung jumlah pori-pori yang ada di wajah Ina.

Zora Estrid. Memiliki wajah serupa (identik) dengan Ina. Dan ia merupakan saudara kembarnya Ina yang lahir beberapa menit setelah Ina. Zora tidak jauh berbeda dengan saudara kembarnya , hanya saja ia lebih sedikit penurut di banding Ina yang keras kepala. Penyuka berbagai dunia hiburan seperti tontonan serial drama. Kalau Ina penyuka sepak bola, maka Zora lebih menyukai dunia hiburan seperti tontanan drama. Dan Zora lebih ahli dalam membuat cake maupun kue kering dan juga penggila pakaian.

“Seminim-minimnya pengalaman Ina soal asmara, boleh kan kalau dia punya harapan? Bahwa suaminya kelak adalah, kalau bisa, orang yang di cintainya dengan sungguh-sungguh. Bukan “hadiah” yang di sodorkan ayahnya meski dalam bungkus kado paling menyita perhatian. Pasangan itu semestinya hadiah yang berasal dari Tuhan, bukan dari manusia lain.” (hlm. 27)

Inanna Grace dan Zora Estrid, dua gadis bersaudara memiliki wajah yang identik satu sama lain, secara keseluruhan mempunyai kesamaan dimulai dari aksi belanja gila-gilaan, kuliah tidak selesai-selesai, pergi ke Club malam hingga terjadinya baku-hantam antara Sonya (cewek yang bermasalah dengan Zora) dengan Ina (karena membela Zora), hingga yang terakhir membuat Navid, sang papa habis kesabaran hingga level terendah. Melihat tingkah dua anaknya yang tak terkontrol akhirnya sang papa menarik paksa kartu kredit dan menjodohkan mereka berdua.

Menikah Tanpa Cinta? Oh No!

Tentu saja mereka syok dan tidak mempercayai tindakan sang papa yang tega menjodohkan mereka, yang mengira hanya sebagai ancaman untuk anak-anaknya agar bertobat dari tingkah laku mereka yang di luar batas itu. Namun, beberapa hari kemudian dari aksi diam sang papa yang tidak membahas masalah perjodohan, datanglah sepasang suami-istri yang merupakan teman lama sang papa yang membawa masing-masing anak laki-laki mereka yang akan di jodohkan dengan si kembar. Martin dengan Ina dan Winston dengan Zora. Ina yang sudah kecewa makin kecewa dengan pilihan papanya, sedangkan Zora terlihat bersemangat dijodohkan dengan Winston.

Bagi Ina, modal utama dalam pernikahan itu adalah cinta. Karena ia ingin menikah dengan orang mencintai dan di cintai seperti pernikahan papa dan mamanya.

Hingga suatu hari kesialan sepertinya belum mau menjauh dari Ina, hingga ia menabrak Coupe. Dan kena luapan emosi Vicky yang tak lain sahabat sekaligus orang yang di percayai oleh orang yang di tabrak Ina yaitu Alistair Damanik Binsar. Belum sampai di situ di rumah sakitpun Ina mendapat berbagai macam pertanyaan dari orang tua Alistair hingga pertanyaan apakah Ina sudah punya pacar apa belum (apa-apaan itu? Apa hubungan kecelakaan dengan punya pacar? *orang tua aneh*).

Masalah sepertinya belum mau menjauh dari Ina, dari Martin yang semakin gigih mendekatinya atas izin ayahnya, dan permintaan tiba-tiba dari orang tua Alistair yang menginginkan Ina untuk menikah dengan anaknya karena hidup Alistair yang tidak lama lagi, semakin membuat Ina tertekan dan akhirnya memilih untuk menyetujui permintaan orang tua Alistair.

Entah alasan apa yang mendorong Ina, sehingga membuatnya langsung mnyetujui permintaan orang tua Alistair. Entah karena dua bola mata yang berwarna biru es itu sehingga membuat Ina langsung cegukan di depan orangnya, atau hanya karena permintaan orang tua yang menginginkan anaknya bahagia, atau juga karena Ina ingin menghindari perjodohan dengan Martin yang semakin membuatnya tak nyaman dengan semua perlakuan Martin terhadapnya. Hingga tanpa sadar Ina menyetujui untuk menikah dengan Alistair.

Menikah dengan Alistair rupanya tidak membuat Ina menderita karena sikap di pertemuan pertamanya dengan Alistair yang kaku, tapi malah sebaliknya Alistair dapat memberikan sentujan ajaib kepada Ina hingga membuat Ina nyaman dengan perhatian-perhatina kecil yang di berikan Alistair kepadanya.

Dalam suatu hubungan pernikahan tentu saja tidak selalu di penuhi dengan kebahagiaan, tapi ada juga ujian, cobaan dalam mempertahankan hubungan dan keutuhan rumah tangga mereka. Apalagi dengan kemunculan tiba-tiba seorang masa lalu Alistair ke rumahnya tanpa di undang, dan tanpa Ina sadari rupanya berhubungan dengan dirinya sendiri.

Keputusan apa yang akan di pilih Ina untuk pernikahannya yang baru saja ia jalani? Dan bagaimana dengan sosok masa lalu Alistair yang berhubungan dengan dirinya yang tiba-tiba saja tanpa diundang datang ke rumahnya (dan Alistair tidak menceritakan apa-apa sebelumnya tentang masa lalunya itu).
--------------------

Untuk ketiga kalinya saya di buat jatuh cinta lagi dan lagi dengan karyanya kak Indah Hanaco. Ciri khas dari novel-novelnya kak indah yaitu saya selalu di buat senyum-senyum sendiri dengan genre romantisnya, dan membuat saya pengin nikah J (btw.. saya seumuran dengan Ina loh, dan saya belum menikah, huhuhu *Kapan saya nikah ya Tuhan?? Hanya Tuhan yg tahu*).

Untuk covernya sangat mencerminkan jati diri Ina (sepertinya, kalau salah tolong di koreksi). Dari adanya sepasang sepatu dimana sosok Ina yang sangat mencintai apapun yang menyangkut dengan sepatu. Dan adanya pintu yang terbuka, itu menurut saya seperti Ina yang tiba-tiba tanpa adanya rencana langsung mengiyakan ajakan orang tua Alistair untuk memasuki kehidupan anaknya; Alistair (walaupun ada sedikit kegalauan di diri Ina).

Membaca novel ini juga membuat saya maju-mundur-maju-mundur-cantik untuk pengin ngerasain juga yang namanya menikah, pengin cepat-cepat nyusul Ina-nya J. (nggak percaya? Coba deh baca. Kalau nggak kebukti, ntar laporin ke saya yaa. Biar kita diskusi sama-sama siapa yang benar dan yang salah *Eyaaakk*).

Novel ini tidak hanya menyuguhkan cerita cinta antara Alistair dan Ina saja, tapi juga hubungan kekeluargaan antara Navid dan saudara kembarnya yang harmonis walaupun tanpa sosok seorang ibu bisa membuat mereka tetap rukun,membuat saya iri. Hubungan antar kakak-Adik yang luar biasa saling mendukung satu sama lain, dan hubungan persahabatan yang selalu ada di tiap kita butuhkan, tanpa ada pamrih satu sama lain. Pembahasan tentang perjodohan juga banyak di bahas disni. Dan juga tentang Baby Blue.

Untuk tokoh-tokohnya sangat kreatif, semuanya mempunyai peran masing-masing. Sehingga membuat novel ini lebih berwarna dan tidak bosan apalagi dengan ketebalan novelnya. Di tambah lagi dengan tingkah-tingkah Mily dan Uci yang menurut saya sangat hidup. Apalagi di saat Mily menjuluki Alistair dengan julukan Alibaba *aku suka banget disini, terhibur banget*, (penasaran gak? Kenapa Alistair dipanggil Alibaba sama Mily.)

“Kalian harusnya menikah dan mengurus suami, supaya tahu keasyikannya. Aku tidak sempat merasa bosan. Aku malah makin hebat untuk urusan masak. (hlm. 316)
Percaya nggak dengan kata-kata Ina? Hmm (‘-‘ ) *Saya kurang Yes* yukk tanyakan sama orang yang sudah menikah.. biar tahu faktanya seperti apa kalau sudah menikah.

Karakter favorit tentu saja Ina dan Alistair. Si pasangan yang membuat saya selalu senyum nggak jelas kalau udah ingat namanya. Memiliki hubungan romantic, saling mendukung satu sama lain. Ina yang tegas, dan Alistair yang sabar dalam menghadapi Ina. (saya suka dengan nama Alistair, keren-keren gimana gitu. Kalau suatu saat saya punya anak saya pengin kasih nama Alistair juga deh. Heheh.. bolehkan kak?). Apalagi saat adengan Alistair meminta maaf kepada Ina, dengan cara membuat tenda untuk mereka berkemah *cocwiiiiitt*, sampe di buat akunya kebayang ntah kemana-mana dengan casim (calon suami) masa depanku *cuiittt.. cuittt*.



Membaca novel ini kita tidak hanya di suguhi cerita-cerita romantic, tapi juga hal-hal lainnya seperti pesan-pesan yang di sampaikan oleh penulis. Di dalam suatu hubungan pernikahan saling keterbukaan tidak menyimpan kisah masa lalu, karena jika terungkap tanpa kita cerita itu bisa berdampak ke pernikahan kita sendiri. Menjelang istirahat malam sebaiknya luangkan waktu untuk bertanya bagaimana kegiatan yang di jalani di hari itu, agar pasangan kita merasakan perhatian dan kepedulian walaupun kecil. Dan masih banyak pesan lainnya yang di sampaikan oleh penulis untuk orang sudah menikah. 

Apalagi waktu Alistair dan Ina pergi ke Florence. jujur, aku sampe ternganga *lebay ya? tapi nyata* baca novel ini. Nggak nyangka kalau di Florence begitu banyak tempat-tempat yang wajib untuk di kunjungi, (kalau suatu hari aku berlibur ke sana juga.. Hahaha -ngarep-). Dan untuk kakak penulis aku salutt banget. Untuk novel ini penulis tidak hanya sekadar menceritakan kisah percintaan, tapi di selingi nasihat-nasihat bijak untuk pembaca. Dan tentang Florence penulis betul-betul menginformasikan untuk pembaca tentang hal-hal yang bersejarah yang ada di sana.

Dan yang terakhir, saya tidak menyangka lohh, kalau ending ceritanya seperti ini. Jujur nggak nyangka banget. Cukup di buat syok cantik karena endingnya. (kak indah paling bisa deh buat ending cerita). Dan membaca novel ini juga membuat saya bertanya-tanya pada diri saya, apa rencana hidup saya setelah ini?. *Menikah? Tentu saja salah satu rencana saya (terlalu mudah ya). Rencana lainnya masih gelap belum dapat pencerahan* J.

Btw, novel ini sangat cocok untuk jadi panutan atau pedoman untuk memperkuat hubungan orang-orang yang sudah menikah, yang akan menikah, atau yang baru-baru menikah. Kita bisa melihat dari hubungan Alistair dan Ina dalam memperkokoh hubungan mereka dengan saling memberi perhatian-perhatian kecil dan lain sebagainya, atau saling terbuka tanpa adanya rahasia-rahasia antar pansangan.



Kutipan Favorit:

*Cinta? Ah, itu terlalu klise, Nak. Cinta bisa tumbuh pelan-pelan. Coba kamu lihat, ada banyak orang-orang awalnya berteman tapi lama-kelamaan malah saling cinta. Atau, ada juga pasangan yang bermodal cinta menggebu tapi berakhir dengan saling menyakiti”. (hlm. 21)

*”Orang-orang yang sampai hamil karena hubungan yang kebablasan, tidak mencintai dirinya sendiri. Sudah tahu kalau ada resiko, kenapa tidak mencegahnya? Kenapa malah menyusahkan diri dengan masalah baru? Rasanya manusia modern sangat tahu adanya pencegah kehamilan, kan? Perempuan yang membiarkan dirinya hamil itu menurutku bodoh.” (hlm. 144)

*”Menanyakan tentang lelaki lain kepada pasangan itu sama haramnya dengan menanyakan berat badan atau umur pada perempuan”. (hlm. 325)

*Kamu adalah bintang paling terang dalam hidupku. Kukira selama ini aku tahu artinya mencintai, tapi ternyata aku salah. Karena bagiku, di duniaku, cinta itu adalah saat kita bersama. Aku dan kamu." (hlm. 354)


Friday, 13 May 2016

My Book Date | This Stars Won't Go Out


Waw...
Baru aku sadari... 
ternyata ikutan Blind Date With A Book  *LUAR BIASA*. Deg-degan juga awalnya karena nunggu buku yang berjodoh denganku itu buku seperti apa. tanpa sadar aku kepikiran sendiri dengan buku-buku yang udah aku pilih di beberapa blogger. sampe terbersit di pikiranku berbagai pertanyaan muncul; buku apa yaa yang aku dapat?, seruu nggak yaa?, cocok nggak yaa dengan bacaanku?. Heheh *sampe segitunya?* Yuppp.. sampe segitunya aku mikir.

Dan aku pengin sedikit curhat tentang My Book Date di sini.
Tau nggak guys, aku di buat kewalahan karena nunggunya. Awalnya aku kira mungkin karena jarak aku dengan si pengirim yang jauh makanya buku lama nyampek. Karena kebiasaan aku adapengiriman itu paling lambat 4 hari udah nyampek ke tempatku. Dan untuk My Book Date kali ini aku sangat-sangat di buat kecewa dengan kurirnya, huuhhhh... *menyebalkan*.
Tau kenapa? 
Di karenakan alamat aku kelewatan gaess..  masuk akal nggak tuhh alasan si kurirnya? *ntahlah hanya Tuhan dan si kurir aja yang tahu apa yang sebenarnya terjadi*.

Okee sekian curhatnya *lagi pengin keluarin uneg-uneg di kepala* :)

--------------------
Di Blind Date With A Book pertama kali aku ikutan ini, aku berjodoh dengan buku yang sangat-sangat mengharu-birukan kisahnya. Dan bukunya berjudul This Stars Won't Go Out karyanya Esther Grace Earl, Lori & Wayne Earl.

Jujur.. Pertama kali terima paket ini nggak pernah terpikirkan secuil 'butiran debu'pun kalau yang aku terima adalah paket Blind Date. Karena di depan sampul paketnya nggak di tulis "Blind Date With A Book" jadinya aku bingung apalagi dengan nama SOKE BAHTERA. (Perasaan aku nggak ada temen atau blogger kenalan yg namanya 'Soke Bahtera' deh), tapi aku yakin kalau pengirimnya pasti berjenis kelamin laki-laki, *heheh* dan utk tebakanku yang ini betul gaess.. 

Pas aku buka bukunya, *Tadaaaa* aku dapat lukisan? Pembatas buku buatan?, ntahlah akupun bingung apa sebutannya. Tapi kereeen banget aku suka. Dan rupanya My Book Date aku berasal @Bintang_Ach (Buku kirimannya aku udah kenal, kalau dengan pengirimnya belum kenal2 x lah, tapi kenallah dengan namanya (aja), heheh.. Salam kenal dari aku)


Judul Buku : This Stars Won't Go Out
Penulis : Esther Grace Earl bersama Lori & Wayne Earl
Penerjemah : Nur Cholis
Penyunting : Jason Abdul
Penyelaras Aksara : Lian Kagura, Putri Rosdiana
Penata Aksara : Nurhasanah Ridwan
Perancang Sampul : Fahmi Ilmansyah
Penerbit : Naura Books
Tahun Terbit : 2015
ISBN : 978-602-0989-15-0

Esther menginspirasi The Fault in Our Stars dalam arti dia membantuku membayangkan remaja memiliki lebih banyak empati daripada dugaanku sebelumnya, dan pesona serta kejenakaannya menginspirasi novel ini juga. Namun, karakter Hazel sangat berbeda dari Esther, dan kisah Hazel bukanlah kisah Esther. Kisah Esther sepenuhnya miliknya, dan untungnya dia adalah penulis yang menakjubkan, dan buku ini akan menggambarkannya secara apik.

-          JOHN GREEN

Ini bukan tentang penyakit kanker dramatis, seperti buku "berdasarkan kisah nyata" pada umumnya. Kisah ini mengenai aku, Esther Earl, yang mengidap penyakit yang cukup menakutkan bernama Kanker Tiroid. Namun, bahkan lebih dari itu, kisah ini adalah tentang pengalaman yang mengubah hidup seorang gadis.

"Just be happy, and if you can't be happy. Do things that make you happy. Or do nothing with the people that make you happy."

***
This Stars Won't Go Out, bukan sekadar cerita, kisah atau seseorang yang sedang mengalami masa-masa sulit dalam pengejaran cinta. Tapi tentang seorang gadis remaja yang berjuang dan belajar banyak hal tentang hidup dan Tuhan, yang bernama Esther Grace Earl. Esther hanyalah seorang gadis yang sedang menikmati keremajaannya bersama teman-temannya, tiba-tiba harus menghadapi penyakit yang menyerang tubuhnya Kanker Tiroid.

Buku ini adalah semua hal tentang memori hidup yang di alami oleh Esther. Semua hal yang terjadi di dalam hidupnya ia tulis ke dalam buku hariannya. Dan buku ini menjadi salah satu saksi bisu terhadap apa yang esther dan keluarganya rasakan dan hadapi.

Ketika aku sedang membaca buku ini, rasanya aku sedang menonton/melihat tayangan ulang semua kejadian dan perasaan Esther selama ia mengahadapi penyakitnya, dan bagaimana ia tetap terus tersenyum dan tertawa bersama keluarganya, pergi berkunjung ke beberapa tempat. Seakan ia bukan seorang gadis yang sedang di vonis pemyakit.

-------------
Itu dia sekilas review bukunya. Nanti aku bakal posting khusus untuk reviewnya ya di postingan sebelah (nggak apa-apakan yaa??), soalnya kalau di sini kepanjangan ntar.

Dan sekarang waktunya buka-bukaan tentang buku yang aku jadikan sebagai pilihan di Blind Date A Book-nya aku..  >>

1. Korean Series, Kumpulan cerita, Judulnya hanya 5 huruf.

(Buku ini yang terpilih dan yang aku kirim sebagai 'Teman Kencan', semoga yang menerima nggak mengecewakan yaa)

2. Horror, Tulisan-tulisan misterius, Remaja SMA.


Oke..
Untuk yang kesekian kalinya aku ingin ngucapin makasiih banyak-banyak deh, untuk Duo Host kece (kak Afifah & kak Putri) yang udah ngadain Blind Date with A Book-nya. Semoga di event selanjutnya bakal ada event-event seru lainnya yang seperti ini. Selain karena dapat menambah buku baru (juga swap buku lama), aku juga banyak mengenal para blogger-blogger buku kece lainnya yang juga sama-sama pecinta buku.


Wednesday, 11 May 2016

Wishfull Wednesday 6 | In A Blue Moon by Ilana Tan


Holaaaa BookLovers...
Happy Wednesday again...

Baca juga yaa ... [Wishfull Wednesday 5 | Not A Perfect Wedding by Asri Tahir]

Seperti biasanya, di tiap hari rabu aku bakal memposting buku-buku yang sedang aku incar, atau yang ingin aku punya + beli.
Dan untuk rabu kali ini buku yang menjadi incaranku adalah buku karyanya Ilana  Tan. Tiba-tiba aja kemarin ingat dengan Ilana Tan, dan aku baru sadar kalau buku-buku Ilana Tan di rak-nya aku belum lengkap, hehehe. Makanya di ww-ku kali ini aku ingin membahas salah satu karyanya. Dan semoga di bulan ini target aku untuk bisa punya buku ini terkabul *AMIN*

Oke.. Cekidott ulasan singkat tentang bukunya..

--------------------


Judul Buku : In A Blue Moon
Penulis : Ilana Tan
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

“Apakah kau masih membenciku?”
“Aku heran kau merasa perlu bertanya.”

Lucas Ford pertama kali bertemu dengan Sophie Wilson di bulan Desember pada tahun terakhir SMA-nya. Gadis itu membencinya. Lucas kembali bertemu dengan Sophie di bulan Desember sepuluh tahun kemudian di kota New York. Gadis itu masih membencinya. Masalah utamanya bukan itu—oh, bukan!—melainkan kenyataan bahwa gadis yang membencinya itu kini ditetapkan sebagai tunangan Lucas oleh kakeknya yang suka ikut campur.


Lucas mendekati Sophie bukan karena perintah kakeknya. Ia mendekati Sophie karena ingin mengubah pendapat Sophie tentang dirinya. Juga karena ia ingin Sophie menyukainya sebesar ia menyukai gadis itu. Dan, kadang-kadang—ini sangat jarang terjadi, tentu saja—kakeknya bisa mengambil keputusan yang sangat tepat.

--------------------

Nah itu dia buku yang masuk ke ww ku kali. bagaimana dengan ww-nya kamu?? 
Yuk share Wishfull Wednesaday-nya kamu juga

Caranya:
*Silakan follow blog Books To Share – atau tambahkan di blogroll/link blogmu =)
*Buat posting mengenai buku-buku (boleh lebih dari 1) atau segala hal yang berhubungan dengan kebutuhan bookish kalian, yang jadi inceran kalian minggu ini, mulai dari yang bakal segera dibeli, sampai yang paling mustahil dan hanya sebatas mimpi. Oya, sertakan juga alasan kenapa buku/benda itu masuk dalam wishlist kalian ya!
*Tinggalkan link postingan Wishful Wednesday kalian di Mr. Linky (klik saja tombol Mr. Linky di bagian bawah postingan yang ada di Book To Share). Kalau mau, silakan tambahkan button Wishful Wednesday di posting kalian.
*Mari saling berkunjung ke sesama blogger yang sudah ikut share wishlistnya di hari Rabu :)