Tuesday, 30 August 2016

Book Quotes | Catatan Pendek untuk Cinta yang Panjang - Boy Candra [Part 1]


"HARI-HARI JATUH & MENJATUHKAN HATI"

Perasaan itu seperti laut, jika sudah tak terkendali, akan menghancurkan.



Begitulah perasaan. Saat dia memilih jatuh di hatimu. Kau hanya punya pilihan. Mengambilnya dan menyatakan. Atau, membiarkan waktu membuatnya hilang atau atau mungkin diambil orang lain. (Perihal Menyatakan Perasaan, hlm. 4)

Karena bagiku, mencintaimu saja adalah hal istimewa. (Mencintaimu Saja Sudah Bahagia, hlm. 6)

Jatuh hati mengajarkan aku bagaimana memberanikan diri. Juga bagaimana menjadi sabar saat kau tinggalkan sendiri. (Chatting, hlm. 8)

Rasa nyaman ini adalah bahagia. Lalu kenapa harus takut, kalau kita akhirnya saling jatuh cinta? (Saling Diam Berlama-lama, hlm  10)

Meski sibuk dengan pikiran masing-masing. Namun, kita tidak pernah merasa resah satu sama lain. (Saling Diam Berlama-lama, hlm  10)

Dan, cinta memang jatuh di hatiku dan dia. Melalui proses panjang. Aku dan dia tidak bisa menutupi lagi. Bahwa kami memang tidak bisa saling memungkiri. Kami saling jatuh hati. (Hal Ini Tak Terpikirkan Sebelumnya, hlm. 14)

Cinta bisa jatuh kepada siapa saja, bahkan teman dekat. Dia yang tak pernah kau duga akan kau cinta. (Melebihi Teman, hlm. 20)

Karena jika kita benar saling jatuh cinta. Kita tidak akan pernah membiarkan hati yang utuh menjadi luka. (Jangan Menghilang, hlm. 22)

Hujan dan kamu adalah rindu.Kita akan menikmatinya dalam senja-senja beranjak pulang. Dalam rasa sayang yang tak akan pernah hilang. Bahkan saat hujan telah berhenti. (Hujan dan Kamu adalah Rindu, hlm. 23)

Kau selalu diberi pilhan. Membiarkan perasaan itu tetap terpendam di hati. Atau menyatakannya kepada seseorang yang membuatmu jatuh hati. (Yang Orang-orang Sebut Cinta, hlm. 26)

Aku percaya, selalu ada kejutan yang tak pernah kita duga. Mungkin dengan orang yang tak pernah kita duga pula. (Aku Tak Pernah Menduga, hlm. 28)

Bagiku mencintaimu adalah pekerjaan yang menyenangkan. Karena aku percaya saat mencintai, kita hanya perlu memberi hati, tanpa perlu berharap lebih dari apa yang kita beri. (Untuk Perempuan di Sabtu Kemarin, hlm. 32)

Kau adalah perempuan yang menjadi alasan kenapa aku tidak mencintai perempuan lain. (Untuk Perempuan di Sabtu Kemarin, hlm. 32)

Kadang, kita memang harus percaya doa-doa jauh lebih kuat dari segalanya. (Kepada Perempuan yang Sedang Jauh dari Rumah, hlm. 34)

Aku adalah angin yang akan memelukmu sepanjang kesedihan dan kegembiraan. (Untuk Perempuanku yang Sedang Sakit, hlm. 36)

Tak ada yang tahu kapan hati bisa dengan mudah menerima orang yang baru saat ia patah begitu sendu oleh cinta yang ternyata hanya benalu. (Ini Hanya Soal Waktu, hlm. 39)

Saat kau dicampakkan akan ada pemungut hati yang lebih tulus untuk mengajakmu kembali berdiri. (Ini Hanya Soal Waktu, hlm. 39)

Raga akan menghilang, tetapi cinta akan selalu dikenang. (Tak Pernah Habis, hlm. 41)

Aku ingin menikmati ini tahap demi tahap. Membangunnya menjadi perasaan yang kuat. Jatuh cinta dengan cara yang tidak berlebihan. Agar apa yang terasa bisa bertahan dengan semestinya. (Kalau Sudah Waktunya Kuminta Kau Jadi Segalanya, hlm. 44)

Tuhan selalu memberikan kejutan pada kita. Pada hal yang tak begitu kita suka pada awalnya. (Semoga Nanti Kita Bertemu Lagi, hlm. 46)

Memendam perasaan bukanlah kesalahan. Hanya saja kau juga harus pahami. Memendam perasaan seringkali menimbulkan penyesalan. (Perkara Memendam Perasaan, hlm. 48)

Jangan lupa untuk membaca Book Quotes lainnya yaa..

  Book Quotes | Catatan Pendek untuk Cinta yang Panjang - Boy Candra [Part 2]
  Book Quotes | Catatan Pendek untuk Cinta yang Panjang - Boy Candra [Part 3]
  Book Quotes | Catatan Pendek untuk Cinta yang Panjang - Boy Candra [Part 4]


Book Review | Catatan Pendek untuk Cinta yang Panjang - Boy Candra


Judul Buku : Catatan Pendek untuk Cinta yang Panjang
Penulis : Boy Candra
Penerbit : Mediakita
Penyunting : Dian Nitami
Proofreader : Irwan Rouf
Desain Cover : Budi Setiawan
Penata Letak : Didit Sasono
Cetakan Pertama, 2014
Cetakan Kelima, 2015
Jumlah Halaman : 212 hlm
ISBN :979-794-487-5


Book Sinopsis :

Pada akhirnya, kamu hanya perlu mensyukuri apa pun yang kamu miliki hari ini. Walaupun yang kamu tunggu tak pernah datang. Walaupun yang kamu perjuangkan tak pernah sadar dengan apa yang kamu lakukan. Nikmati saja. Kelak, dia yang kamu cintai akan tahu, betapa kerasnya kamu memperjuangkannya.

Book Review :

Catatan Pendek untuk Cinta yang Panjang merupakan sebuah catatan berisi perjalanan cinta sang penulis -Boy Candra dan orang-orang di sekitarnya, yang dikemas melalui cerita-cerita pendek tentang kebahagiaan, kesedihan, kekecewaan dan keikhlasan. Buku ini juga merupakan buku ketiga sekaligus buku non-fiksi pertama yang di tulis oleh penulis yang diterbitkan Mediakita pada tahun 2014. 

Membaca buku ini serasa saya sedang membaca kisah saya sendiri karena ditulis seperti kita sedang menulis keluh-kesah kita di sebuah buku diary. Terdapat empat judul utama dengan masing-masing mempunyai judul dengan kisah/pengalamannya sendiri. Apalagi ditulis oleh seorang cowok yang notebenen-nya pasti -yang kita tahu- mengalami masalah percintaan yang biasa-biasa saja berbeda dengan kaum wanita, buku ini menurut saya memiliki daya tariknya sendiri. Bahasa dan penulisannya ringan, tidak bertele-tele. Ditulis memang seperti apa kenyataannya. Bahkan di kehidupan kita sendiripun tak jarang kita menjumpai hal yang seupa.

Dilihat dari tampilan bukunya yang dikemas dalam kotak yang menyerupai tas kecil dengan bentuk yang unik, juga cover-nya yang manis sesuai cocok dengan kisah-kisah percintaan yang ditulis oleh penulis dibuku ini. 

Novel ini sangat sangat cocok untuk dibaca semua kalangan. Orang yang sedang jatuh cinta, orang yang sedang mengalami patah hati, di sakiti-menyakiti, juga bagi yang mengalami kisah percintaan yang rumit. Karena di dalam novel ini banyak kalimat-kalimat yang membangun dan dapat memberi semangat juga memotivasi kepada para pembacanya. Selain itu, cara penyampaiannya juga tidak seperti sedang menggurui, sehingga cocok untuk dibaca oleh orang-orang yang tidak suka dengan bacaan yang berat. 

Dibalik kesuksesan juga semaenarik apapun sebuah buku pasti terdapat kekurangan sekecil apapun itu. Untuk buku ini karena layaknya kita seperti sedang membaca sebuah diary adakalanya kita mengalami kebosanan dan kejenuhan. Di beberapa bagian yang hampir mendekati akhir lembaran buku, pembaca akan menjumpai cerita/kisah yang serupa sehingga membuat saya ingin segera mengakhirinya. Namun dibalik sedikit kekurangannya itu, buku ini layak untuk kamu jadikan bahan bacaan kamu selanjutnya. Karena membaca buku ini menjadi kita tahu seperti apa sebenanya dunia yang katanya penuh warna-warni ini. Seperti halnya percintaan tidak semua mengalami hal yang indah. Ada saatnya juga menjadi hal yang buruk di kehidupan kita.

Untuk Bintang-nya saya beri 3 dari 5 bintang.


Thursday, 25 August 2016

Book Quotes | Coppelia - Novellina A.



* "Sebuah perjalanan adalah tamasya untuk jiwa yang kehausan." (hlm. 23)

* "Jika kupikir hanya ada batas tipis antara tidak pernah dan sekali, maka hari tiu aku belajar banyak bahwa ada perbedaan besar di satu kali kesempatan." (hlm. 28)

* "Seperti inilah hidup yang seharusnya. Aku berguna untuk orang lain, dan mereka ada untukku." (hlm. 49)

* "Aku lelah mencari cinta di mata orang-orang disekitarku. Untuk seklai saja, aku ingin dibutuhkan, disayangi tanpa harus meminta." (hlm. 49)

* "Bandara adalah salah satu tempat dimana perpisahan lebih sering terjadi dari pada pertemuan. Tempat yang menjadi saksi berapa banyak komitmen terpatahkan, janji tak terpenuhi, dan hati yang terluka." (hlm. 49)

* "Memori bekerja dengan unik, kan? Ada sesuatu yang tak pernah kita lupakan meski sudah terjadi puluhan tahun lalu. Tapi ada juga yang tidak bisa kita ingat meski baru saja terjadi." (hlm. 86)

* "Tidak pernah ada saat yang tepat untuk mengabarkan berita buruk. Dan tidak ada cara paling mudah untuk memberitahunya. Berita buruk seperti penyakit. Manusia tidak memintanya, dia datang begitu saja." (hlm. 125)

* "Cinta akan datang tepat pada waktunya." (hlm. 160)

* "Hanya orang yang pernah berkabung yang mengerti sakitnya orang lain yang juga sedang berkabung." (hlm. 163)

* "Kebencian adalah ungkapan lain bahwa kita sangat mencintai orang itu. Namun untuk alasan tertentu, kita memilih membencinya. Hal itu masih lebih baik dari pada menganggapnya tidak ada." (hlm. 163)


Book Review | Coppelia - Novellina A.


Judul Buku : Coppelia
Penulis : Novellina A.
Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama
Editor : Ruth Priscilia Angelina
Cover : Orkha Creative
Jumlah Halaman : 192 hlm
Tahun Terbit : 2015
ISBN : 978-602-03-1810-3
Harga : IDR. 33.750 (di BukaBuku.com)


Book Sinopsis :

Sejak kecil Oliver sudah jatuh cinta pada Nefertiti yang aneh. Namun, tetangga depan rumah sekaligus teman sekelasnya itu tiba-tiba menghilang. Oliver ditinggalkan sebelum membuat gadis itu mengingat namanya.

Sampai ke Jerman, Oliver mencari cinta pertamanya. Hingga akhirnya mereka bertemu. Tetapi, keadaan telah berubah. Nefertiti bukan lagi gadis yang dulu. Penari Balet itu terluka sangat dalam dan menganggap cinta sebagai rasa asing yang terlalu mewah untuk ia miliki.

Akankah cinta menemukan jalannya, atau Nefertiti tidak akan dapat meloloskan diri dari masa lalunya yang begitu dingin ... Sedingin kisah Boneka Coppelia yang begitu dicintai ibunya.

Book Review :


Novel Coppelia menceritakan tentang kisah hidup dari seorang gadis yang berprofesi sebagai penari Ballet, yang haus akan perhatian dari kedua orang tuanya terutama sang ibu. Ibu yang tidak pernah memberi perhatian dan kasih sayang layaknya seorang ibu pada umumnya. Ibu yang menurutnya tidak pernah mencintainya, karena kegagalan dari dirinya sendiri.

Nefertiti lahir dari seorang ayah yang berprofesi sebagai Arsitektur dan ibu yang berprofesi sebagai pelukis handal yang terkenal. Mempunyai orang tua yang berprofesi hebat sekalipun tidak membuat hidupnya lebih baik. Nefertiti di tuntun oleh orang tuanya untuk melihat bakat yang menurun dari kedua orang tuanya, apakah ia mempunyai bakat arsitek seperti sang ayah, atau melukis seperti sang ibu. Namun, bakat keduanya tidak menurun pada Nefertiti. Hingga suatu hari ketika sedang melihat sebuah pertunjukan Nefertiti mengatakan ia tertarik dan ingin mencoba untuk menjadi seorang penari. Orang tuanya pun mendaftarkannya ke tempat latihan penari Ballet, namun tarian Ballet yang dimiliknya pun biasa-biasa saja tidak ada peningkatan apapun. Membuat Ibunya kecewa hingga akhirnya ia menyerah.

"Sebuah perjalanan adalah tamasya untuk jiwa yang kehausan." (hlm. 23)

Hidup di Santorini selama tiga bulan membuatnya mengenal Angeliki yang berperan sebagai pemilik hostel tempat ia menginap sekaligus sahabat, kakak, serta sosok ibu baginya. Dan temannya Timetheos, yang merupakan anak dari Angeliki. Walaupun Theos tidak pernah berbicara dengannya sekalipun karena ia memiliki selective mutism. Tiba hari terakhirnya berada di Santorini, akhirnya Nefertiti memutuskan pulang ke Berlin untuk menemui sang kakak – Brian. Selama perjalanan ia ditemani oleh Theos, dan disitulah pertama kalinya Theos berbicara dengannya dan awal mula Nefertiti mau menceritakan kisah hidupnya kepada orang lain yang selama ini selalu ia sembunyikan dari orang-orang.

"Pergi ke sana terasa seperti memasuki dunia lain dimana kau adalah satu-satunya makhluk dengan kulit berbeda. Semua orang menatapmu saat kau datang. Yang mulanya mereka sibuk bicara atau bercanda, seketika mereka akan terdiam dan memandangmu heran." (hlm. 24)

Tinggal di daerah padat penduduk tidak membuat Nefertiti punya banyak teman. Ia hanya memiliki seorang sahabat yang bahkan tak pernah berbicara dengannya. Mia mempunyai arti penting dalam hidup seorang Nefertiti. Tujuan hidupnya adalah karena Mia. Ia mengikuti Ballet juga karena Mia. Di saat orang tua yang menurutnya tidak memahami dan tidak mempedulikan apa yang diinginkan Nefertiti, Mia selalu ada di saat ia membutuhkannya. Mia selalu mendengarkan keluh kesah hidupnya, walaupun Mia tidak pernah memberi tanggapan tapi seakan Tuhan memang menakdirkan mereka berdua untuk bersahabat dan saling memahami satu sama lain. Namun perlahan semua berubah saat tujuan hidupnya pergi meninggalkannya.

“Selamanya aku tidak akan pernah cukup baik untuk Ibu. Selama tak ada lukisan yang bisa membuatnya mewariskan nama keluarganya, aku tidak akan pernah ada dimatanya.

Semuanya sia-sia. Aku kehilangan arah. Aku harus kembali menjadi manusia. Mengenal dunia selain Ballet. Mulai berinteraksi dengan manusia lain.

Aku merindukan Ayah dan Mia.

Kenapa aku meninggalkan dua orang yang begitu menyayangiku hanya demi seseorang yang tidak pernah memikirkanku?” (hlm. 111)

Pertemuannya dengan Brian membuatnya bertemu kembali dengan teman sekelasnya semasa SMA-nya dulu, Oliver. Merekalah yang menuntunnya untuk menemui sang ibu yang tak pernah mau menemuinya, karena Nefertiti telah mengecewakannya berkali-kali karena kegagalannya sendiri. Namun harapan dan ketakutannya untuk bertemu dengan ibunya tidak terwujud. Nefertiti malah dipertemukan dengan lukisan ibunya yang tak pernah diselesaikannya sejak lama. karena ibunya menghilang sebelum bertemu dengannya.

Pencarian ibunya terus dilakukan. Ke tempat-tempat yang sering ibunya kunjungi. Ibunya hilang bagaikan ditelan bumi tanpa meninggalkan jejak sedikitpun. Hingga Nefertiti menemukan sebuah laptop peninggalan ibunya, yang didalamnya terdapat sebuah foto keluarga yang berlatar bunga Lili. Dan dimulailah pencarian ibunya kembali. Namun dimana seharusnya ia menemukan sang ibu, tapi yang didapatkannya adalah sebuah rahasia masa lalu ke dua orang tuanya yang tak pernah ia ketahui bahkan tak ada satu orangpun yang mengetahuinya. Tapi satu hal yang pasti yang ia tahu tentang kebenaran dari Ibunya yang selama ini tidak pernah terpikirkan olehnya.

"Hidup seperti apa yang telah dilalui oleh Nefertiti? Ia telah berlari sangat jauh.seorang ibu yang ia kira tidak pernah mencintainya, seorang ayah yang mengirimnya ke psikiater, sahabatnya yang bisu dan telah mati.
Kini ia mencari ibunya yang telah pergi tanpa meninggalkandebu.
Apa yang kulakukan jika aku ini Nefertiti? Kemana lagi aku akan berlari?" 

Copellia dengan judul yang menurut saya sangat unik juga tampilan cover yang sangat cantik dan sederhana sangat mudah menarik perhatian saya karena penasaran dengan kisah di dalamnya.  Judul yang diambil dari sebuah nama tarian Ballet yang diciptakan oleh Arthur Saint Leon dan pertama kali ditampilkan di Parispada tahun 1870. Tentang kehidupan seorang gadis yang bernama Nefertiti yang mengharapkan kehidupan yang lebih baik dan dicintai oleh seseorang dengan tulus.

Di ceritakan dari sudut pandang orang pertama dari tokoh utamanya – Nefertiti dan Oliver secara bergantian. Dari sisi Nefertiti yang penuh dengan penderitaan dan kesedihan hidupnya, dan Oliver dengan sikap kedewasaannya yang terasa lepas serasa tidak ada beban dalam menjalani hidupnya. Coppelia diceritakan dengan alur maju mundur. Plotnya rapi dan sangat menarik untuk diikuti karena setiap halamannya saya selalu dibuat penasaran dengan kisah Nefertiti.

Begitu banyak konflik-konflik yang mengejutkan di dalam novel ini. dimulai dari asal-usul Theos, masa lalu Brian dan ibunya – Ayumi, masa lalu Oliver juga masa lalu ibu dan ayahnya Nefertiti yang sangat mengejutkan bagi saya dan tak terduga sebelumnya. Semuanya terasa nyata. Karena setiap manusia pasti memiliki cerita dan konflik masing-masing dalam hidupnya. Terungkapnya masa lalu dan konflik utama di ceritakan secara perlahan-lahan hingga tidak terasa sudah sampai di bagian akhir cerita.

Saya paling terkesan dengan karakter Nefertiti yang kuat. Keinginan Nefertiti yang begitu besar untuk membuktikan kepada ibunya kalau ia bisa dibanggakan sebagai anak dari seorang pelukis terkenal. Dan rasa kekecewaan terhadap ibunya membuat ia menjadi pribadi yang lebih tertutup. Saya dapat memahami kedekatannya dengan Mia karena ia ingin ada orang yang memahami keinginannya terhadap orang-orang yang dicintainya, ia ingin didengar, ia ingin di selamatkan bukan di kekang atau di jauhi oleh orang-orang terdekatnya. Semuanya tersampaikan secara perlahan perasaan Nefertiti hingga membuat saya turut berurai air mata.

Kadang orang tua lebih memaksa kehendaknya terdapa si anak. Tidak melihat dari sisi anaknya yang mampu atau tidak untuk menjalaninya. Ketika sang anak sudah mencoba dan gagal, orang tua malah megacuhkan dan langsung kecewa. Mereka tidak sadar bahwa mereka memberi tekanan yang ditanggung si anak lebih besar karena  rasa kecewa akan dirinya sendiri yang telah gagal, padahal sudah berlatih keras. Kecewa terhadap orang yang berharap lebih kepada sang anak. Seharusnya anak yang gagal di dukung, di tuntun untuk menjadi lebih baik, di beri semangat agar mereka mau bangkit dari kegagalan. Semua orang bisa gagal. Semua orang pasti pernah mengalami yang namanya kegagalan. Hidup itu tidak sempurna. Hidup itu tidak hanya melulu keberhasilan semata. Namun saya juga tidak bisa menyalahkan ibu Nefertiti, melihat masa lalunya yang terungkap di akhir cerita membuat saya memahami karakter ibu Nefertiti, kenapa ia menjadi seperti itu kepada Nefertiti.

Cerita yang berlatar di Yunani, Jakarta, dan Jerman. Penggambaran tempatnya juga sangat jelas dan detail. Terutama tempat-tempat pelatihan Balet, juga studio ibunya Nefertiti membuat saya serasa sedang berada di sana.

Coppelia tidak hanya sekadar menyajikan sebuah cerita imajinasi belaka, tapi sebuah fakta dari kehidupan tentang kasih sayang seorang ibu terhadap anaknya. Saya percaya bahwa tidak ada di dunia ini seorang ibu yang tidak menyayangi anaknya. Tidak semua seorang ibu itu bisa menunjukkan rasa sayang dan juga cintanya itu melalui ungkapan, ada juga yang mengungkapkannya dari sebuah tindakan hingga sang anak tidak menyadarinya dan berpikir malah sebaliknya. Coppelia benar-benar menyoroti hubungan antara anak dan ibu dengan tepat dan apik.

Secara keselruhan novel Coppelia ini memberi rasa yang berbeda untuk lini metropop. Bagi kalian yang sangat menyukai sebuah cerita yang penuh dengan msiteri juga tentang seorang anak yang haus akan kasih sayang dari sosok seorang ibu, saya rekomendasikan novel ini untuk kalian baca selanjutnya..

Untuk bintang saya beri 4 dari 5 bintang.


Friday, 19 August 2016

Book Quotes | Love In Adelaide - Arumi E



* "Jodoh memang nggak bisa ditebak." (hlm. 8)

* "Memang tak mudah mengubah kebiasaan." (hlm. 18)

* "dimana Bumi dipijak disiu langit dijunjung? Selama kebiasaan itu nggak membuat kita melakukan hal negatif atau melenceng dari norma agama, terima saja." (hlm. 20)

* "Kita nggak pernah mengira akan bertemu dengan siapa. Kamu yang nggak pernah kemana-mana, bisa saja suatu hari nanti bertemu seseorang yang berasal dari Kutub Utara." (hlm. 51)

* "Jangan meremehkan imajinasi. Terkadang tanpa kita sadari apa yang kita khayalkan bisa menjadi doa yang suatu saat nanti bisa terkabul." (hlm. 51)

* "Semua hal terjadi ada alasannya." (hlm. 53)

"di belahan bumi mana pun, ada saja segelintir manusia yang iri dengan keberhasilan manusia lain. Itu untuk menutupi perasaan mereka yang sebenarnya, merasa dikalahkan."  (hlm. 147)

* "Itu masa lalu. Lupakan yang lalu. Saatnya kamu melakukan hal baru yang lebih menyenangkan dan lebih baik." (hlm. 191)

* "Allah Maha Pengasih, Penyayang, dan Pengampun. Itu adalah tiga dari banyaknya sifat Allah. Hanya Allah yang berhak menentukan kamu berdosa atau tidak, kamu diampuni atau tidak. Selama kamu masih diberi hidup, itu artinya kamu diberi kesempatan menebus kesalahanmu dan berubah perlahan menjadi lebih baik." (hlm. 193)

* "Kalau kamu masih hidup hingga detik ini, artinya ini memang sudah ditakdirkan Allah. Sekarang bergantung kepadamu. Allah memberim kesempatan untuk memilih. Ingin tetap melakukan kesalahan, atau berubah menjadi lebih baik." (hlm. 193)

* "Cuma Allah yang berhak menentukan kamu layak hidup atau nggak. Kamu sehat sampai sekarang, berarti kamu layak hidup." (hlm. 193)

* "Dia tak tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Tapi, dia ingin memupuk harapan. Suatu hari, dia akan meraih kebahagiaan." (hlm. 207)

* "Manusia tak lepas dari ketidakpastian dalam hidup. Apa yang dimilikinya sekarang bisa mendadak hilang.." (hlm. 227)

* "Berjanjilah,, perasaanmu padaku jangan berubah. Walau ada halangan besar di antara kita. Tunggu aku. Tunggu beberapa tahun lagi." (hlm. 227)

* "Aku menunggumu. Sampai kapan pun." (hlm. 227)


Book Review | Love In Adelaide - Arumi E


Judul Buku : Love In Adelaide
Penulis : Arumi E
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Editor : Donna Widjajanto
Desain Sampul : Orkha Creative
Desain Isi : Nur Wulan
ISBN : 978-602-03-2545-3
Harga Buku : IDR. 52.200 (di Bukupedia.com)



Book Sinopsis :

Aleska tak punya pilihan selain mengikuti ibunya memulai hidup baru di Adelaide, tinggal serumah bersama dua saudara tiri dengan karakter berbeda. Zach Mayers yang overprotective dan Sarah Mayers yang tak pernah bersikap manis.

Hidup yang sulit di Negeri baru terasa lebih ringan sejak Aleska mengenal Neil Wilkins, pemuda Australia berdarah Inggris-Aborigin. Rekan sekerja yang menyelamatkannya dari pemuda-pemuda mabuk ini sudah terbiasa menghadapi kerasnya hidup sebagai keturunan Aborigin. Dari kebersamaan, perlahan tumbuh perasaan yang sulit dicegah. Keduanya tak mampu berpisah walau ada jurang perbedaan besar di antara mereka. Kerumitan bertambah ketika Sarah secara terang-terangan mengoda Neil dan Zach tak bosan-bosannya mengingatkan Aleska tentang rambu-rambu agama yang tak boleh dilanggar.

Ketika masa tinggal Aleska di kota itu berakhir dan dia harus pulang ke Bandung, ada Tanya yang mengelayuti hatinya: Haruskah dia kembali ke Adelaide untuk memperjuangkan hubungannya dengan Neil? Apa pula misi Zach yang tanpa terduga menyusulnya ke Bandung?

--------------------
Book Review :


"Aleska, masa sih kamu kalah sama ibumu yang usianya dua kali lipat dari kamu?" (hlm. 2)

"Dan kamu malah meledek aku terus. Lihat ya, nanti aku bakal ketemu cowok Australia yang tergila-gila sama aku dan bisa bikin aku jatuh cinta sama dia."
"Yakin?"
"Yakin dong. Aku, kan, eksotis. Pasti bakal ada bule Australia yang naksir aku disana." (hlm. 3)

Love In Adelaide menceritakan tentang sosok seorang gadis yang berusia 22 tahun yang sudah hidup bersama ibunya bertahun-tahun. Namun, tiba-tiba ibunya memutuskan untuk menikah dengan seorang bule Australia duda yang mempunyai 2 orang anak, Mr. Abraham Mayers atau yang biasa dipanggil dengan pak Abe.

Sejak ayah kandungnya meninggal 10 tahun yang lalu, ibunya lah yang selalu jadi panutan bagi Aleska. Ibunya yang bekerja keras dengan menjual makanan buatannya sendiri sehingga menjadi usaha yang besar untuk membiayai semua kebutuhan hidup Aleska dan ibunya. Dan dari usahanya itulah ibu Aleska bisa berkenalan dengan pak Abe yang awalnya merupakan langganan tetap di usahanya tersebut.

Setelah menikah, ibunya memutuskan untuk mengikuti suaminya ke Adelaide dan menetap disana. Dan Aleska tidak punya pilihan lain selain juga mengikuti ibunya ke Adelaide dan menetap disana selama 1 tahun.

Kehadiran Aleska di Adelaide disambut baik oleh pak Abe. Namun berbeda dengan Sarah, anak kedua dari pak Abe, yang menyambutnya sangat tidak ramah dan ketus. Dan ternyata dibalik sifat yang tidak ramahnya itu Sarah menyimpan sebuah rahasia yang besar dan sangat mengejutkan bagi pak Abe sendiri. Berbeda dengan Zach Mayers anak tertua dari pak Abe yang awalnya terkesan cuek dan tidak peduli, namun perlahan-lahan berubah overprotective terhadap Aleska bahkan perhatiannya melebihi perhatiannya kepada sang adik kandung, Sarah.

Untuk memenuhi semua kebutuhannya selama Aleska di Adelaide, karena di Indonesia Aleska terbiasa hidup mandiri. Ia bekerja di salah satu Restoran khusus yang menyediakan menu Aisa yang bernama Asia Taste. 


"Jodoh memang nggak bisa ditebak." (hlm. 8)

"kita memang nggak bisa menduga apa yang akan terjadi bahkan semenit ke depan. Kita nggak pernah mengira akan bertemu dengan siapa. Kamu yang nggak pernah kemana-mana, bisa saja suatu hari nanti bertemu seseorang yang berasal dari kutub Utara." (hlm. 51)

Pertemuan dan perkenalannya dengan Neil Wilkins yang ternyata juga merupakan karyawan di Asia Taste, merubah semua pandangan Aleska terhadap Kota Adelaide. Kebersamaan yang terjalin antara Aleska dan Neil menimbulkan sebuah perasaan yang seharusnya tidak pernah ada. Mereka sama-sama tau kalau perasaan di antara mereka itu bukan sesuatu yang mudaj untuk diwujudkan. Karena diantara mereka terdapat penghalang besar yang tak dapat disatukan.

Kekhawatiran Zach akan kedekatan Aleska dengan Neil membuat Aleska jengah dengan sikap Zach. Terungkapnya rahasia yang dimiliki oleh Neil yang juga menjadi sumber kekhawatiran Zach, juga rahasia yang Sarah simpan dari keluarganya yang membuat Zach semakin ketat untuk menjaga adiknya termasuk Aleska.

Rahasia apa yang disimpan oleh Neil? Ketika visa tinggal yang dimiliki Aleska sudah berakhir, bagaimana dengan kelanjuntan hubungan antara Aleska dan Neil? Kenapa tiba-tiba Zach malah memutuskan untuk menyusul Aleska ke Indonesia?

"Dia tak tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Tapi, dia ingin memupuk harapan. Suatu hari, dia akan meraih kebahagiaan." (hlm. 207)

Love In Adelaide merupakan salah satu buku dari Around The World With Love seri pertama. Novel yang memperkenalkanku dengan seluk beluk kota Adelaide dengan penghuni kota yang beragam juga tentang perasaan cinta yang timbul karena adanya perbedaan agama maupun Negara.

Membaca novel ini membuat saya ikut merasakan bagaimana perasaan seorang Aleska ketika dihadapkan dengan Ibunya yang menikah lagi, kemudian kepindahan sementaranya ke Adelaide yang merupakan negara asing yang belum pernah dikunjunginya. Dan perkenalannya dengan sosok perhatiandan ramah seperti Neil membuat hidup Aleska lebih berwarna di Adelaide. Belum lagi diantara mereka timbul perasaan yang seharusnya tidak ada. Apakah semua kejadian yang secara perlahan-lahan datang ke hidupnya itu haruskah Aleska syukuri atau malah sebaliknya?

Diceritakan dari sudut pandang orang ketiga. Membuat saya memahami dari penggambaran tokoh-tokohnya secara langsung. Alur bacaannya yang ringan juga cara penggambaran kota Adelaide-nya yang menurut saya cukup bagus dan sangat menarik, membuat saya semakin penasaran dengan suasana asli-nya.

Hal yang membuat saya tertarik di novel ini adalah sosok Aleska yang tegar, yang mudah menyesuaikan diri di negara asing. Solidaritas penduduknya yang luar biasa. Juga cara Aleska memberi nasihat kepada Sarah, membuat saya terhanyut akan nasihatnya. Seakan-akan saya juga ikut dinasihatkan oleh Aleska kala itu. Tidak ada maksud untuk menggurui tapi cara penyampaiannya itu membuat kita memahami satu hal bahwa Alah mempunyai tujuan dan maksud untuk memberi kita kesempatan bisa memperbaiki diri kita sendiri dari kesalahan-kesalahan yang telah kita perbuat sebelumnya.

Membaca Love In Adelaide membuat saya banyak tahu tentang seluk-beluk kota Adelaide. Walaupun minoritas muslim, penduduk Adelaide tidak membeda-bedakan, semua diperlakukan sama dan mendapatkan hak yang sama. Dan juga berbagai macam kegiatan para generasi muda yang beragam, yang menurut saya tidak jauh berbeda dengan apa yang ada di Indonesia. 
Satu hal yang membuat saya takjub dan tertarik adalah aktifitas juga kegiatan-kegiatan yang ada di markas Boomerang. Berbagai kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh kaula muda untuk melatih bela diri, juga berbagai kegiatan lainnya juga ada disini. Kekompakan yang ada sungguh membuat saya bertanya-tanya, bagaimana cara mereka membentuk satu-kesatuan di aktifitas tersebut, dengan berbagai campuran suku?.


Secara keseluruhan novel ini sangat bagus dan bisa menambah wawasan kita tentang seluk-beluk kota Adelaide serta aktifitas-aktifitas yang dilakukan oleh para generasi mudanya.

Untuk novel ini saya beri 3.5 dari 5 bintang.

Berikut ini Book Trailer dari seri satu trilogi Adelaide, Sydney dan Montreal. Tentang kisah cinta beda Negara. Bagaimana mereka berjuang untuk cinta yang tulus.

Book Trailer Love In Adelaide by Arumi E


Sunday, 14 August 2016

Book Quotes | Pengantin Pengganti - Astrid Zeng



* "Bagaimanapun di zaman modern seperti ini perjodohan bukan hal lumrah lagi." (hlm. 27)

* "Tentu saja dokter selalu berpikir waktu sangat berharga. Jika pengusaha seperti diriku berpikir adalah uang, bagi Nico adalah nyawa." (hlm. 30)

* "Hanya ibu yang tahumana yang terbaik buat anaknya." (hlm. 192)

* "Jika kamu melarangku pergi dengan laki-laki, seharusnya kamu berkaca untuk melihat dirimu sendiri." (hlm. 200)


Book Review | Pengantin Pengganti - Astrid Zeng


Judul Buku : Pengantin Pengganti
Penulis : Astrid Zeng
Penerbit : Gramedi Pustaka Utama
Editor : Irna Permanasari
Desain Sampul : Marcel A.W.
Cetakan Kedua, Maret 2016
Jumlah Halaman : 264 hlm
ISBN : 978-602-03-2583-5
Harga Buku : IDR. 56.700 (di Bukupedia.com)


Book Sinopsis :

Nico, dokter muda dari keluarga dokter terkenal yang dijodohkan dengan Beatrice, mengatakan rencananya yang hanya akan menikahi Beatrice selama setahun. Nico yakin bahwa tunangannya, yang pergi dua bulan menjelang pernikahan mereka, akan kembali. Jadi, ia hanya memerlukan wanita yang mau menjadi istri pengganti untuk membuat keluarganya tidak malu dan menekannya terus-menerus untuk melupakan tunangannya.

Disisi lain, Beatrice sudah gerah dengan sikap orang tuanya yang terlalu protektif kepada dirinya maupun kedua adik perempuannya. Ia memutuskan bahwa setahun bersama Nico berarti membuka pintu kebebasan dari kekangan orang tuanya. 

Tanpa berpikir panjang, Beatrice menyetujui tawaran Nico. Ia tidak pernah membayangkan, menjadi pengantin pengganti bagi Nico malah membuatnya tertarik kepada suaminya. Apa yang harus Beatrice lakukan? Haruskah ia memanfaatkan waktu selama setahun ini untuk berusaha merebut hati suaminya? Akankah Benita, tunangan Nico, benar akan kembali sesuai keyakinan Nico?

Book Review : 

Pengantin Pengganti novel yang menceritakan tentang sepasang anak manusia - Nico dan Beatrice - yang menikah karena dijodohkan oleh keluarga masing-masing. Dan bagi mereka pernikahan yang mereka jalani mempunyai keuntungan tersendiri.

"Ini semua salahmu.
Sekalian saja kalian berdua menekan bel rumah dan membangunkan semua orang.
Kalian benar-benar membuat malam indahku berantakan."  (hlm. 9)

Berawal dari Beatrice yang pergi untuk menonton Grup Musik dan kedua adiknya yang diam-diam ternyata malah menyusulnya dengan taxi. Jikalau saja yang mengikutinya hanya Bibiana ia tidak akan was-was menghadapi kemarahan orang tuanya, tetapi masalanya Bibiana malah mengajak sang adik bungsu - Bellatrix - yang notebene-nya sangat lembut dan sangat polos di anatara mereka berdua. Dengan sikap orang tua mereka yang sangat protektif terhadap anak-anaknya pasti semua kesalahan akan dilimpahkan ke si sulung - Beatrice. Dan dalam satu malam keputusan final dari papanya membuat Beatrice lebih was-was dari sebelumnya.

Beatrice dijodohkan dengan seorang pria dari keluarga Dokter terkenal, Nico Ojong. Sosok Beatrice yang banyak tingkah dan cerewet, berbanding terbalik dengan Nico yang kalem, irit bicara dan terkesan cuek. Gimana pernikahan mereka nantinya dengan karakter yang sangat bertolak belakang?.

"Aku berencana menunggu tunanganku pulang sekaligus menutupi rasa malu keluargaku. Kamu berencana menunggu beberapa tahun lagi untuk mencari laki-laki yang tepat sambil berharap orang tuamu tidak menganggumu dengan segala upaya mengenalkanmu dengan laki-laki yang mereka anggap pantas." (hlm. 27)

Sebenarnya Nico sudah bertunangan. Namun Tunangannya pergi meninggalkannya tepat 2 bulan dari tanggal pernikahan yang telah mereka tentukan. Untuk menutupi rasa malu dan harga diri keluarganya, iapun menyetujui untuk dijodohkan. Sedangkan Beatrice, ia menganggap perjodohan yang dilakukan orang tuanya adalah hal konyol. Tapi dari hasil pertemuannya dengan Nico juga hasil diskusi tentang perjodohan mereka dengan Nico, akhirnya Beatrice-pun menyetujuinya, dengan berbagai pertimbangan dan keuntungan untuk dirinya sendiri. Dengan syarat pernikahan mereka hanya sampai satu tahun saja dengan perjanjian pra-nikah tentunya.

"Ia terlanjur membiarkan perasaannya larut sebagai istri. Meski baru sebulan mereka bersama, Nica sangat jelas mencintai Benita. Beatrice dengan bodohnya mengizinkan perasaan sukanya kepada Nico tumbuh dan berkembang. Membiarkan hatinya berharap sesuatu dapat berubah satu tahun ke depan." (hlm. 141)

Rasa nyaman Beatrice karena kehadiran Nico disisinya, perlahan-lahan merubah perasaannya utnuk berharap lebih. Tapi ia sadar akan satu hal, kalau itu semua mustahil terjadi. Namun tanpa di duga oleh Nico dan Beatrice, keajaiban muncul di antara mereka. Dan Beatrice percaya keajaiban itu bisa mempererat hubungannya dengan Nico.

Bagaimana dengan hubungan pernikahan mereka yang hanya satu tahun? Apakah akan bertahan atau akan kembali ke peraduan masing-masing?

Pengantin Pengganti merupakan novel pertama yang saya baca dari penulis Astrid Zeng. Dan untuk pembaca pertama karyanya, novel ini sangat menarik dan ada daya tariknya tersendiri. Walaupun tema yang diangkat sangatlah klise tentang perjodohan, namun ceritanya sangatlah yummy, membuat saya senyum-senyum sendiri dan deg-degan juga dengan ending ceritanya.

Alur ceritanya yang pas - tidak lambat juga tidak terlalu cepat - tidak membuat bosan. Bahasanya juga enak. Di ceritakan dari sudut pandang Beatrice, dan jujur saya disini agak kesal karena penasaran dan bertanya-tanya bagaimana perasaan dan pikiran Nico setelah menikah dengan Beatrice?. Apalagi saat terjadi sesuatu dengan Beatrice dan kemunculan seseorang dari masa lalunya yang tidak disukai oleh keluarganya. Ceritanya dari awal prolog sudah membuat saya tertarik dengan nasib sang kakak, Beatrice. Semakin ke belakang keseruan ceritanya semakin menarik dan dibuat penasaran dengan kelanjutan di lembaran selanjutnya. Hanya saja untuk penyelesaian konflik di endingnya tidak di jelaskan secara detail (Seperti seseorang yang sudah menjawab iya, kita sebagai pendengar tidak boleh bertanya lagi apa alasannya).

Yang paling aku sukai di novel ini adalah kejadian-kejadian seru dan menarik yang terjadi di antara Beatrice dan Nico. Membuat saya penasaran dan bertanya-tanya, akan ada hal-hal menarik apa lagi di antara mereka berdua?.

"Tawamu sudah membuatku mengerti apa yang kamu rasakan. Aku tidak perlu berubah menjadi sepertimu. Dan lagi di dunia kedokteran wajah robotku diperlukan." (hlm. 104)

Membaca novel ini tidak hanya disuguhi dengan kisah antara Beatrice dan Nico saja, tapi juga pengetahuan untuk pembaca tentang profesi seorang dokter di belakang layar. Menjadi seorang dokter ternyata tidaklah mudah. Ada perbedaan tersediri ketika sedang bekerja di rumah sakit, di ruang operasi, belum lagi menghadapi keluarga pasien, ada pasien yang meninggal, keluarga pasien yang terkendala dana, dan lain sebagainya. Seorang dokter membutuhkan sosok robot di dalam dirinya supaya memudahkannya dalam menghadapi berbagai situasi yang ada di rumah sakit.

Buat kamu yang suka cerita bertema pernikahan dan sweet moment, saya rekomendasikan novel ini untuk kamu baca selanjutnya.

Untuk taburan bintangnya saya kasih 3.5 dari 5 bintang.


Monday, 1 August 2016

Book Review | Revan & Reina - Christa Bella

Revan+%26+Reina+2.jpg (280×400)

Judul Buku : Revan & Reina
Penulis : Christa Bella
Penerbit : Ikon | Imprint Penerbit Serambi
Penyunting : Suci Amanda
Penata Letak : Nurhasanah Ridwan
Desain Cover : Abdul Gafur
Cetakan 1, Juni 2016
Jumlah Halaman : 286 hlm
ISBN : 978-602-74653-0-5
Harga Buku : IDR. 58.500 (di Bukupedia.com)



Book Sinopsis :

Dari penulis populer Wattpad dengan sejumlah karya yang dimulai di media tersebut, di antaranya Cherry Blossom, Daradevil, L'Eternite et Apres, First Time, dan Flummoxed.

Pandangan Reina dan Revan beradu. Dan, hal pertama yang mampu gadis itu lakukan adalah memejamkan kedua matanya sambil menghirup udara sebanyak mungkin. Sementara ia menyusun kata demi kata untuk mengurai penjelasan, justru Revanlah yang pertama kali membuka mulut. Memecah keheningan yang janggal. Meski begitu, ekspresi Revan terlihat muram.

"Gue ngerti kok, Na. Tanpa lo jelasin pun, gue bisa mengerti," Revan melempar pandangannya ke arah lain. " Karena itu satu-satunya hal yang mesti gue lakukan ketika dia kembali."

Reina masih terdiam. Perasaannya teraduk-aduk.
***
Sebab Revan percaya, hati yang terluka hanya perlu waktu untuk sembuh.
Namun, bukanlah rasa kerap berjalan beriringan dengan anomali?
Kini, kebahagiaan pun masih bertumpu pada ketidakpastian.

Sejak ditulis Wattpad hingga kini, Revan & Reina telah memasuki jajaran karya rekomendasi, dibaca lebih 4 juta kali, menerima 260 ribu bintang, dan 55 ribu dukungan suara.

--------------------

Book Review :

"Ada tiga hal di dunia ini selain kopi hitam yang tidak pernah mengecewakan Revan; 
senja, lampu-lampu kota, dan Reina."

Revan mengenal Reina sejak ia kecil, dan ia pun selalu mengikuti kemanapun Reina pergi. Bagi Revan, Reina adalah sosok kakak yang selalu ada untuknya. Kedekatan mereka berdua semakin intens menjadi yang dari awalnya hanyak sebatas kakak-adik menjadi hubungan sepasang kekasih. Walaupun usia Reina dengan Revan terpaut hingga 3 tahun tidak membuat mereka mempermasalahkan hal tersebut. Karena bagi Revan, Reina adalah segala-galanya.

"Aku suka kamu, ian. Tapi masalahmu itu kamu terlalu baik. Kamu terlalu baik ke semua orang sampai kamu sendiri nggak bisa menjawab apakah kamu memiliki perasaan yang sama terhadap aku atau tidak. Dan, aku nggak akan pernah menjadi lebih dari seorang teman untuk kamu." (hlm. 199)

Di satu sisi Reina masih dibayang-bayang oleh sosok masa lalunya yang belum terselesaikan. Fabian yang meninggalkannya tanpa alasan dan kejelasan yang jelas tentang hubungan mereka. Karena pada dasarnya hubungan mereka tidak pernah dimulai. Dan itu semakin membuat Reina bingung.

"Pasti akan selalu ada cara untuk kembali ke rumah. Serumit apapun jalan yang harus mereka tempuh demi mencapainya. (hlm. 271)

Revan menyadari kalau Reina masih belum bisa melupakan sosok Fabian - masa lalunya. Karena pada saat Reina sedang terpuruk karena hubungannya dengan Fabian yang tidak berujung, Revan selalu ada di samping Reina. Revan selalu ada kapan Reina membutuhkannya. Revan malah mengijinkan Reina untuk menyelesaikan masalahnya dengan Fabian. Karena ia percaya kalau Reina akan kembali ke sisinya, apapun yang terjadi.

"Kenapa sih cewek suka mengada-ada? Saat ada seorang cowok yang baik ke mereka, cewek langsung berpikir kalo cowok itu suka sama mereka. Lalu, mereka pun menciptakan harapan yang bahkan seharusnya nggak ada. They always twist it into something else." (hlm. 252)

Di sisi lain, ada Dira yang merupakan adik kelas Revan di sekolahnya yang salah mengertikan semua bantuan yang dilakukan Revan terhadapnya. Sehingga menimbulkan kesalahpahaman yang terjadi antara Dira dan Revan. Dan yang mengejutkan bagi Revan dan Reina adalah bahwa Dira mempunyai hubungan yang sangat dengan dekat dengan Fabian yang tak lain adalah masa lalunya Reina.

--------------------

Novel Revan & Reina merupakan novel wattpad kedua yang aku baca. Novel yang masuk di berbagai cerita rekomendasi yang ada di Wattpad.

Daya tarik dari novel ini sendiri ada pada sosok Revan dan teman-temannya. Tingkahnya yang childish, omongan - kalau lagi chatting sama in the genk dan Reina - dan tangannya yang selalu mengandung typo membuat para in the genk (Angga, Bagas, dan Aldo) kerap mengejeknya dan disini benar-benar terhibur banget dengan tingkah-tingkah konyol mereka. Walapun tingkah Revan yang seperti tidak pernah menganggap apaun yang sedang dibahas serius, Revan juga kadang bisa bertindak sangat dewasa ketika berhadapan dengan Reina. Revan mempunyai ciri khasnya tersendiri untuk bersikap manis dengan Reina.

"Nana Dalam" merupakan panggilan sayang Revan ke Reina. Hal itu sering membuat Reina kesal dengan Revan yang selalu memanggilnya dengan sebutan itu. Awalnya saya bingung dan berpikir juga makna dari panggilan tersebut. Dan alhasil, bener-bener bikin ngakak. Karena makna dari panggilan tersebut adalah CE**NA DA***. Ya wajar sih kalau si Reina-nya kesal kalau dipanggil dengan sebutan itu.

Untuk konfliknya, saya kurang mendapatkan feel-nya. Dan jujur saya malah merasa jenuh dan bosan dengan konfliknya. Nggak terselesaikan sama sekali, serasa kayak di gantungin , lalu tiba-tiba terpecahkan begitu saja masalahnya. Padahal kalau dari sudut pandang saya, kalau kemunculan Fabian yang tiba-tiba ini bisa menghidupkan suasana ketegangan antara hubungan Revan dan Reina dan pasti konflik yang terjadi pun bakal lebih hidup.

Saya sangat suka dengan tampilan layout-nya yang terdapat di setiap lembar novel ini, membuat bukunya lebih hidup dan menarik ketika sedang membacanya. Dan untuk cover-nya saya masih belum mendapatkan hubungan antara jalan cerita Revan dan Reina dengan jembatan yang ada di dekat gedung-gedung tinggi dan terdapat seseorang yang duduk dibawahnya. Walaupun secara keseluruhan cover-nya bagus.

Overall, aku menyukai cerita ini (apalagi interaksi antara Revan, Reina dan teman-temannya). Novel ini aku rekomendasikan untuk kamu yang sedang mencari bahan bacaan tentang sekolah, apalagi yang sedang ingin mengenang kisah-kisah yang ada di sekolah dulu. Novel ini juga sangat cocok untuk di baca oleh kalangan para remaja.

Untuk rating-nya 2 dari 5 bintang.

"Cinta itu sebenarnya sederhana. Namun, seringkali manusia selalu mengubahnya menjadi sesuatu yang rumit." 

Book Trailer Revan & Reina 


Book Quotes | Revan & Reina - Christa Bella


* Efek samping yang kamu hadapi ketika kamu memutuskan untuk berusaha melupakan a certain someone selama seharian penuh adalah kamu justru menggunakan waktumu selama seharian penuh pula dengan memikirkan segala hal tentang orang itu. Bak senjata makan tuan. (hlm. 80)

* Terlalu banyak ekspektasi hanya akan mengarahkan kita menuju kenyataan yang pahit (hlm. 118)

* Sesuatu yang tidak dapat dikendalikannya. Bahwa, perasaan itu rumit dan perasaan juga dapat berubah secara tiba-tiba. (hlm. 177)

* Manusia nggak akan pernah bisa memegang kendali atas perasaannya sendiri. (hlm. 254)

* Pengalaman emang guru yang terbaik. (hlm. 268)

* Pasti akan selalu ada cara untuk kembali ke rumah. Serumit apapun jalan yang harus mereka tempuh demi mencapainya. (hlm. 271)

* Cinta itu sebenarnya sederhana. Namun, seringkali mansuia selalu mengubahnya menjadi sesuatu yang rumit. 

"Revan mencintai Reina, sesederhana gadis itu mencintainya juga."