Saturday, 8 November 2014

Review Novel | Couplove - Rhein Fathia

bermula dari sebuah tulisan, terbitlah sebuah novel karyanya mbak Rhein Fathia yang imut n caem.. heheh...

Judul Novel : Coupl(ov)e
Penulis : Rhein Fathia
Penerbit : Bentang Pustaka
ISBN : 978-602-7888-12-8
Kategori : Romance

***
Bersamamu karena terniasa atau mencinta?

** Kau tahu, kenapa orang menikah selalu mendapat ucapan "Selamat Menempuh Hidup Baru"? 
Karena mereka harus meninggalkan orang-orang yang pernah mereka cintai dimasa lalu. **
[Rina - Couplove "Rhein Fathia]


"Ada yang bilang menikah itu tidak mudah, akan penuh dengan masalah. Dari masalah kecil seperti kebiasaan berbeda antara suami dan istri, sampai masalah besar menyangkut keuangan dan materi. Ada juga yang pernah berkata, menikah itu tidak susah. Mencari pasangan yang tepat, itu yang tidak mudah. Atau, menjadi sosok pasangan yang tepat ternyata lebih sulit?"
[Raka – Couplove “Rhein Fathia”]

***
Itulah yang dirasakan oleh seorang raka ketika dia memilih untuk menikah dengan sahabatnya sendiri, Halya. Mereka sama-sama terpuruk dengan kisah cinta masing-masing sehingga mereka memutuskan untuk memulai hidup dari persahabatan ke jenjang yang lebih serius, walaupun mereka menyadari keputusan yang mereka pilih tanpa didasari oleh kata-kata cinta dan tanpa satupun dari mereka untuk tidak mencampuri urusan percintaan masing-masing. 

Well, seperti itulah yang terjadi.

Raka yang ditinggalkan oleh wanita yang sangat dicintainya yaitu rina. Karena orang tua rina yang sudah mendesak cewek itu untuk segera menikah karena umur yang sudah cukup yang seperti orang timur anut takut anak perempuan mereka menjadi perawan tua karena umur yang terus bertambah tapi tidak menikah-menikah. Dengan terus desakan dari orang tuanya rina mencoba untuk memberitahu raka dan berharap raka melarangnya dan menyuruhnya untuk menunggu tapi yang didapat malah menyesakkan hati rina, raka malah menyuruhnya untuk menerima keputusan orang tuanya karena semua orang tua pasti memberikan yang terbaik untuk anak-anak mereka. Yeah tentu saja tanpa sepengetahuan rina betapa pilu dan sedihnya hati raka ketika mengetahui bahwa rina sudah dijodohkan oleh orang tuannya dan yang terberat bahwa raka harus merelakan kisah cintanya yang sudah terpendam lama untuk rina tanpa tau apa jawaban rina terhadap perasaan raka yang diungkapkan sewaktu terakhir perjumpaan diwaktu acara wisuda kelulusan mereka. Setiap hari raka harus bangkit dari kesedihan kisah cintanya hingga dia memberanikan diri untuk melamar sahabatnya sendiri Halya.

Halya yang ditinggal selamanya oleh kekasih hatinya Gilang menjelang awal yang seharusnya menjadi kebahagiaan mereka. Dimana gilang yang seharusnya datang dengan keluarganya ke bandung untuk melamar halya, tapi tak kunjung datang. Halya hidup dalam keterpurukan dan kesedihan yang hanya menatap ke luar jendela dan melihat langit dari kamarnya. Ketika halya yang sudah mulai membiasakan diri tanpa gilang walaupun terkadang hatinya kesepian yang sangat ketika merindukan sosok gilang dalam hidupnya, raka sahabatnya yang sudah belasan tahun tiba-tiba melamarnya untuk menikah.

Hubungan yang diawali dengan persahabatan panjang selama belasan tahun yang kemudian terikat oleh suatu janji dengan Tuhan dan orang-orang yang mendoakan kebahagiaan mereka ketika resepsi. Pernikahan yang mereka jalani tanpa adanya komitmen dengan embel-embel kata cinta yang menurut mereka awalnya bisa mereka jalani seperti layaknya seorang sahabat. Dan tanpa ada iikut campur dengan perasaan masing-masing dimasa lalu. hingga tiba-tiba muncul sosok rina dikehidupan mereka yang merupakan cinta pertamanya raka yang membuat mereka sadar akan kebutuhan dalam pernikahan mereka bukan karena mereka bersahabat tapi karena belum adanya pengakuan yang membuat mereka mengerti akan satu sama lainnya.

Kisah cinta halya yang selalu tidak berujung bahagia, di mulai dia berhubungan dengan senior dikampusnya dulu Riki yang berujung tak baik, karena riki berselingkuh dengan sahabatnya sendiri. Gilang yang hampir memberinya kebahagiaan tapi Tuhan tanpa sepegetahuan halya sudah mengatur jalan hidunya yang bukan dengan gilang orang sangat di cintainya yang memberinya kejutan-kejutan kecil yang selalu membuat halya senang tak terkendali. Raka sahabat sekaligus suaminya, awal rina berpikir mungkin tuhan punya rencana lain dengan hubungan persahabatan mereka menjadi sepasang suami istri tanpa berkomitmen dengan kata cinta, 

Inti dari cerita dinovel ini menurut aku, bahwa dalam menjalin hubungan hal terpenting yang sering orang-orang anggap remeh bahwa mengungkapkan perasaan satu sama lain itu penting, tanpa mengungkapkan itu akan menjadi lebih menyakitkan apabila ditinggalkan yang kemudian menjadi sesal dikemudian hari. Tanpa harus mengorbankan kebahagiaan diri kita sendiri demi orang yang kita cintai turut bahagia.

well, itulah hidup.. berbagai macam bentuk dan jenis dalam menjalankannya dan apa yang menjadi pilihan kita untuk menjalankan apa yang telah ditentukan oleh sang pencipta.